BATAM, CN 8 Oktober 2026 – Konflik agraria di Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, kembali memanas setelah Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam melayangkan Surat Peringatan ke-3 kepada warga pada Kamis (8/10/2026). Langkah tersebut dinilai mengabaikan hasil Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Kota Batam yang digelar pada Jumat (2/10/2026) lalu.
Aksi penolakan di lapangan dipimpin oleh Koordinator Aliansi Masyarakat Teluk Bakau, Salviusnong, S.H. Di hadapan petugas Ditpam BP Batam yang didampingi unsur kewilayahan, warga secara tegas menolak lembaran surat peringatan tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan rekomendasi legislatif agar penanganan dilakukan secara humanis dan melalui skema tertulis.
Rapat dengar pendapat baru saja dilakukan dan kesepakatan sedang dibahas, tetapi mengapa rekomendasi DPRD tidak diindahkan, ujar Salviusnong di lokasi. Warga menduga Ditpam mengabaikan tugas dari dewan, sementara manajemen PT Sarana Bangun Sejati tidak hadir di lokasi saat sosialisasi. Setelah perundingan dan adu argumentasi, petugas Ditpam BP Batam akhirnya meninggalkan lokasi dan warga menyatakan menolak ketetapan surat peringatan tersebut.
Ketegangan di lokasi juga diwarnai kekecewaan warga terhadap sebagian perangkat RT dan RW setempat. Warga menduga ada oknum pengurus lingkungan yang menerima kompensasi dari pihak perusahaan secara sepihak, sementara sebagian warga lainnya belum mendapatkan kejelasan hak relokasi. Menanggapi situasi ini, warga meminta pengawasan ketat dari aparat keamanan demi menjaga keadilan sosial di tengah masyarakat.
Dalam pernyataan sikapnya, aliansi warga Teluk Bakau menyampaikan tiga poin utama. Pertama, warga mendesak manajemen PT Sarana Bangun Sejati hadir langsung dalam forum resmi untuk menyelesaikan persoalan tanpa berlindung di balik instansi keamanan. Kedua, meminta Ditpam BP Batam menghormati proses dan hasil keputusan Rapat Dengar Pendapat DPRD Batam tanggal 2 Oktober 2026. Ketiga, menuntut kepastian hukum yang adil dan berimbang bagi seluruh warga tanpa keberpihakan kepada kekuatan korporasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Sarana Bangun Sejati maupun BP Batam masih dalam upaya konfirmasi lebih lanjut oleh awak media.
Reporter CN -Pilip
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










