KENDAL – Sebanyak 13 masjid di Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai “Masjid Ramah Pemudik” guna melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program ini merupakan inisiatif Kementerian Agama (Kemenag) RI yang ditindaklanjuti secara teknis oleh Kantor Kemenag Kabupaten Kendal.
Plt Kepala Kantor Kemenag Kendal, Hj. Maesaroh, menjelaskan bahwa belasan masjid tersebut telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
“Sejarah mencatat masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga pusat pelayanan umat. Melalui program ini, kami ingin mengembalikan fungsi sosial masjid untuk menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat,” ujar Maesaroh saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kemenag Kendal, Selasa (17/3/2026).
Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan wujud tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan. Dalam perspektif Islam, menjaga keselamatan jiwa (hifz al-nafs) merupakan bagian utama dari tujuan syariat (maqashid al-syari’ah).
“Menyediakan tempat istirahat yang layak adalah upaya menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan. Dengan beristirahat sejenak, pemudik bisa kembali berkendara dengan bugar dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Masjid-masjid yang ditunjuk tersebar di titik strategis sepanjang jalur utama, mulai dari wilayah Weleri, Cepiring, Kendal Kota, Brangsong, Kaliwungu, hingga rest area Tol Ringinarum.
Kemenag Kendal memastikan setiap titik menyediakan fasilitas dasar seperti toilet/MCK yang bersih, area parkir luas, ruang istirahat, serta titik pengisian daya ponsel (charging station). Beberapa masjid bahkan didorong menyediakan minuman, takjil, hingga layanan pijat tunanetra.
“Kami juga berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menyiagakan tenaga medis di titik-titik tertentu. Selain itu, para penyuluh agama lintas agama juga dilibatkan secara terjadwal untuk memberikan pelayanan yang inklusif,” jelas Maesaroh.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permana Sari, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kemenag tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid ramah pemudik akan melengkapi Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran yang sudah ada di sepanjang jalur Pantura.
“Ini sangat membantu. Kami mengimbau pemudik yang sudah merasa lelah untuk tidak memaksakan diri. Silakan manfaatkan fasilitas di masjid-masjid ini untuk melepas penat,” kata Bupati yang akrab disapa Mbak Tika tersebut.
Program Masjid Ramah Pemudik di Kendal dijadwalkan mulai beroperasi secara optimal pada 16 Maret 2026 hingga tujuh hari setelah Lebaran (H+7).
Daftar 13 Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Kendal:
1. Masjid Al Huda: Jl. Raya Weleri (Peronuhan, Weleri)
2. Masjid Darul Muttaqin: Jl. Raya Weleri (Peronuhan, Weleri)
3. Masjid Baitus Sholihin: Jl. Raya Weleri (Montongsari, Weleri)
4. Masjid Al Hidayah: Jl. Raya Weleri (Desa Weleri)
5. Masjid Al Muttaqin: Jl. Raya Cepiring
6. Masjid Agung Kendal: Jl. Soekarno-Hatta (Kendal Kota)
7.Masjid At Taqwa: Jl. Soekarno-Hatta (Rejosari, Brangsong)
8. Masjid Baitu Salam: Jl. Soekarno-Hatta (Purwokerto, Brangsong)
9. Masjid Darul Muttaqin: Jl. Soekarno-Hatta (Desa Brangsong)
10. Masjid Baitul Makmur: Jl. Raya Kendal-Semarang (Sumberjo, Kaliwungu)
12. Masjid Baiturrohim: Dukuh Lengkong (Wonorejo, Kaliwungu)
13. Masjid Sabilunnajah: Rest Area KM 391 (Ringinarum)
14. Masjid Al-Ittihad (atau titik tambahan sesuai validasi lapangan): Jalur Utama Pantura.
Publisher -Red
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











