JAKARTA, 11 JANUARI 2026- – Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA) secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal visi ketegasan pemerintah dalam memberantas praktik mafia dan penyalahgunaan wewenang. Hal ini merupakan respons terhadap meningkatnya intimidasi yang dihadapi jurnalis saat mengungkap praktik melawan hukum secara kasat mata di lapangan.
Jhon selaku Pimpinan Redaksi Cyber Nasional sekaligus Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pimpinan redaksi Indonesia maju (PRIMA,) menegaskan bahwa profesi jurnalis saat ini berada dalam tekanan besar dari kelompok-kelompok yang merasa kebal hukum.
Menurutnya, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah membawa harapan baru melalui semangat ketegasan terhadap pelanggar hukum. Namun, semangat ini harus diikuti dengan pembersihan di level bawah agar tidak ada lagi ruang bagi oknum yang menjadi pelindung (backing) kejahatan.
“Kita berada di era kepemimpinan baru di bawah Presiden Prabowo yang menjunjung tinggi ketegasan. PRIMA berharap tidak ada lagi ruang sekecil apa pun bagi para mafia, baik itu mafia migas, tambang, maupun koruptor, untuk merasa hebat karena diduga dilindungi oleh sosok-sosok berpengaruh di belakangnya,” ujar Jhon dalam keterangan resminya.
PRIMA menyoroti adanya dugaan kuat bahwa intimidasi hingga kekerasan fisik terhadap jurnalis terjadi karena para pelaku merasa kuat di bawah perlindungan oknum pejabat atau aparat yang tidak amanah.
“Sangat ironis jika aparat yang sejatinya menindak kejahatan, justru diduga bekerja sama dengan penjahat demi uang. Kami mencatat banyak dugaan pelanggaran yang terjadi secara kasat mata, namun saat jurnalis mencoba mengungkapnya, mereka justru dihadapi dengan ancaman. Ini adalah pengkhianatan terhadap amanah negara,” tegasnya.
Sebagai wadah pimpinan redaksi, PRIMA berkomitmen untuk tidak mundur sejengkal pun dalam menyuarakan kebenaran. Isu-isu penyalahgunaan wewenang dan korupsi akan terus diangkat secara konsisten oleh seluruh jaringan media di bawah naungan PRIMA.
“Kami tidak akan berhenti. Kami berkomitmen untuk terus mengangkat isu-isu ini ke permukaan sampai para pelaku kejahatan dan oknum pelindungnya tertangkap serta diproses secara hukum. Tantangan dalam profesi ini adalah marwah yang harus kami jaga,” tambah Jhon
Pernyataan Sikap PRIMA:
– Mendukung Penuh Pemerintah: Meminta Presiden Prabowo memastikan seluruh institusi bersih dari oknum yang menjadi “bekingan” mafia.
– Lawan Intimidasi: Mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mendesak perlindungan nyata sesuai amanat UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
– Konsistensi Investigasi: Seluruh jajaran redaksi diinstruksikan untuk tetap solid mengungkap kebenaran meski di bawah ancaman kekerasan verbal maupun fisik.
“Hukum harus tegak lurus. Jika jurnalis dibungkam melalui intimidasi, maka demokrasi kita sedang dalam bahaya. PRIMA akan memastikan suara kebenaran tetap bergema sampai keadilan ditegakkan,” pungkasnya.
Publisher -Red PRIMA
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











