KENDAL – Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan pesat Kawasan Industri Kendal (KIK). Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja bersama Ketua Komite IV DPD RI, Achmad Mawardi, guna meninjau dampak ekonomi kawasan tersebut bagi daerah, Selasa (27/1/2026).
Kedatangan rombongan DPD RI disambut langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, didampingi Pj Sekda Agus Dwi Lestari beserta jajaran Forkopimda.
Sultan Baktiar Najamudin menilai KIK yang telah dirintis sejak 2016 kini telah membuahkan hasil nyata bagi Pemerintah Kabupaten Kendal dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kunci keberhasilan sebuah kawasan industri terletak pada simplifikasi regulasi.
“Membangun kawasan industri sebenarnya tidak rumit selama ada kemudahan perizinan dan aksesibilitas yang memadai. KIK telah membuktikan hal itu, dan daerah lain di Indonesia patut belajar dari Kendal,” ujar Sultan di sela-sela kunjungannya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengungkapkan kebanggaannya atas kontribusi KIK yang menjadi motor penggerak ekonomi linear. Kehadiran industri besar di kawasan tersebut terbukti efektif menekan angka kemiskinan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini memaparkan data serapan tenaga kerja yang signifikan:
– Total Tenaga Kerja: 76.559 pekerja telah terserap.
– Pertumbuhan Ekonomi: Kendal mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,84%, tertinggi di Jawa Tengah.
– Sektor UMKM: Selain industri besar di KIK, terdapat sekitar 28.000 industri kecil dan menengah yang terus berkembang di wilayah Kabupaten Kendal.
“Serapan tenaga kerja ini akan terus meningkat seiring dengan ekspansi dan perkembangan luas lahan di KIK ke depannya,” tambah Bupati Tika.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif KIK, Didik Purbandi, menegaskan bahwa kawasan industri berperan vital dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Selain menarik investasi asing, KIK juga berfungsi menahan laju arus urbanisasi dengan menciptakan lapangan kerja di daerah.
“Tantangan bagi daerah yang memiliki kawasan industri adalah kerja keras dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM). Penyiapan tenaga kerja yang kompeten adalah kunci agar investasi berdampak maksimal,” tegas Didik.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan sesi diskusi hangat yang dipimpin oleh Ketua Komite IV DPD RI, Achmad Mawardi, guna menyerap aspirasi daerah terkait regulasi pengembangan kawasan ekonomi di masa mendatang.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













