PURWAKARTA, Rabu (28/1) – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Presidium Organisasi Wartawan dan DPRD menyepakati penundaan sementara (pending) realisasi anggaran kerja sama media senilai Rp250 juta. Langkah yang diputuskan pada Rabu, 28 Januari 2026 ini diambil guna memastikan tata kelola anggaran yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Keputusan strategis tersebut merupakan hasil audiensi antara Presidium Organisasi Wartawan Purwakarta, DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Gedung DPRD Purwakarta. Penundaan dilakukan untuk memberikan ruang evaluasi terhadap mekanisme distribusi anggaran agar lebih adil bagi seluruh organisasi pers yang bernaung di bawah Presidium.
Berdasarkan pembahasan dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga poin krusial yang menjadi landasan penundaan:
– Evaluasi Regulasi: Melakukan peninjauan ulang terhadap payung hukum serta petunjuk pelaksanaan dan teknis (juklak-juknis) kerja sama untuk menjamin prinsip pemerataan.
– Transparansi Alokasi: Memastikan dana Rp250 juta dialokasikan secara profesional untuk fungsi diseminasi informasi pembangunan di Kabupaten Purwakarta.
– Sinkronisasi Administrasi: Memberikan waktu bagi Diskominfo dan TAPD untuk melakukan penyesuaian administratif guna mencegah potensi kendala hukum atau temuan di masa mendatang.
Perwakilan Presidium Organisasi Wartawan Purwakarta menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud nyata fungsi kontrol sosial pers terhadap penggunaan APBD.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah dari anggaran ini memiliki output yang jelas bagi kemajuan pers dan kualitas informasi publik di Purwakarta. Ini adalah bentuk kedewasaan dalam bermitra,” ungkap perwakilan Presidium di lokasi audiensi.
Di sisi lain, DPRD Kabupaten Purwakarta menyampaikan apresiasi atas sikap kooperatif Diskominfo dan TAPD. Pihak legislatif menilai langkah preventif ini penting untuk menyelaraskan persepsi antara pemerintah sebagai pengguna anggaran dengan organisasi wartawan sebagai mitra strategis pembangunan.
Proses koordinasi intensif dijadwalkan akan terus berlanjut dalam waktu dekat untuk merumuskan formulasi baru yang lebih akuntabel sebelum anggaran tersebut direalisasikan kembali.
Publisher -Redaksi
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













