KEBUMEN – Cabang olahraga Taekwondo di Kabupaten Kebumen resmi memulai babak baru. Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (TI) Kebumen periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Sunardi resmi dilantik pada Rabu (4/2/2026) di Momong Resto, Kebumen.
Sunardi, yang terpilih secara aklamasi, mengusung visi besar untuk membawa atlet Taekwondo Kebumen bersaing di level nasional. Dalam sambutan perdananya, sosok yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kebumen ini menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet saat ini.
Sunardi mengakui bahwa daya saing atlet lokal masih perlu ditingkatkan agar mampu berbicara banyak di tingkat provinsi maupun nasional. Ia pun telah menyiapkan peta jalan pembinaan yang lebih terukur dan disiplin.
“Ini tanggung jawab besar. Kami akan membenahi sistem latihan dengan fokus pada penguatan fisik atlet yang lebih terprogram. Tidak ada prestasi yang lahir secara instan, semua butuh proses,” ujar pria yang akrab disapa Jayeng tersebut.
Selain porsi latihan, ia juga menyoroti minimnya jam terbang atlet. Menurutnya, rutin berkompetisi adalah kunci untuk mengasah mental bertanding dan mengukur kemampuan teknis hasil latihan.
Satu poin krusial yang ditegaskan Sunardi adalah menjaga kemurnian organisasi dari kepentingan politik praktis. Meski ia merupakan politisi dari Fraksi Gerindra, ia menjamin bahwa urusan teknis olahraga dan pembinaan atlet akan tetap independen.
– Profesionalisme: Fokus murni pada pengembangan bakat dan pencapaian prestasi.
– Solidaritas: Menyelesaikan dinamika internal organisasi secara kekeluargaan dan bijak.
– Inovasi Anggaran: Mengelola sumber daya yang ada secara kreatif demi kepentingan atlet.
“Uang memang penting, tapi bukan satu-satunya penentu. Keterbatasan justru harus memacu kebersamaan kita untuk mencari solusi inovatif demi kemajuan atlet,” tambahnya.
Pembina TI Provinsi Jawa Tengah, Dwi Yasmanto, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan arahan agar pengurus baru mulai melakukan sosialisasi masif ke institusi pendidikan. Ia menilai Taekwondo memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kami mendorong agar Taekwondo lebih masif di kalangan pelajar. Ini bukan sekadar bela diri, tapi instrumen untuk menanamkan kedisiplinan dan mentalitas tangguh pada pemuda Kebumen,” kata Dwi.
Prosesi pelantikan turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kebumen, pengurus KONI, serta perwakilan pengurus kecamatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi sinyalemen positif adanya dukungan kolektif bagi kemajuan olahraga bela diri di Kabupaten Kebumen.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













