KEBUMEN – Dari pelosok utara Kabupaten Kebumen, tepatnya di perbukitan Karangsambung, sebuah pesan moral tentang pengabdian tanpa batas lahir. Bukan tentang penegakan hukum semata, melainkan tentang keberpihakan seorang pemimpin terhadap masa depan generasi bangsa yang hampir pupus oleh kemiskinan.
Sosok Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, kini menjadi sorotan setelah aksi nyatanya turun ke lapangan untuk menjemput mimpi anak-anak sekolah yang terancam putus asa. Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah tamparan sekaligus inspirasi bagi tata kelola kepedulian sosial di tingkat nasional.
Pada Jumat (6/2/2026), di Mapolsek Karangsambung, suasana haru pecah saat AKBP Putu Bagus Krisna bersimpuh di depan anak-anak SD, memastikan sepatu dan tas baru terpasang dengan layak di pundak mereka. Di wilayah yang secara geografis menantang ini, pendidikan seringkali menjadi kemewahan yang sulit digapai.
“Kami berdiri di sini untuk memastikan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia, sejauh apa pun mereka dari ibu kota, yang harus berhenti sekolah karena biaya. Pendidikan adalah fondasi ketahanan nasional,” tegas AKBP Putu Bagus Krisna dengan nada yang bergetar namun penuh keyakinan.
Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen, Ny. Uwit Putu Krisna, Kapolres menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat melalui institusi Polri.
Kisah Minatun, seorang ibu yang nyaris menyerah menyekolahkan anaknya ke jenjang SMP karena himpitan ekonomi, menjadi potret makro kondisi pendidikan di daerah tertinggal. Kehadiran Kapolres Kebumen bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi mengembalikan kepercayaan rakyat kepada negara.
Aksi konsisten AKBP Putu Bagus Krisna yang mengagendakan kegiatan ini secara rutin setiap minggu, berpindah dari satu desa terpencil ke desa lainnya, layak menjadi perhatian serius pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa jika seluruh pimpinan kewilayahan memiliki sensitivitas yang sama, maka visi Indonesia Emas bukan sekadar slogan di atas kertas.
Apa yang dilakukan di ujung utara Kebumen ini adalah pengejawantahan nyata dari semangat membangun dari pinggiran. Kapolres Kebumen telah melampaui tugas pokoknya; ia bertindak sebagai orang tua asuh, motivator, sekaligus jembatan harapan.
Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi kementerian terkait dan pemerintah pusat untuk melihat lebih dalam ke pelosok Karangsambung, di mana banyak “mutiara” bangsa yang butuh polesan bantuan agar tidak terkubur oleh kemiskinan.
Polres Kebumen telah memulai langkah kecil dengan dampak besar. Kini, dunia menanti sinergi yang lebih luas agar langkah inspiratif ini menjadi gerakan nasional demi menyelamatkan masa depan anak-anak di seluruh pelosok negeri.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













