BENGKULU – 18 Maret 2026– Sikap tidak terpuji dan jauh dari nilai kesantunan dipertunjukkan oleh oknum pejabat di lingkungan Balai 7 Bengkulu berinisial S. Bukannya menunjukkan dedikasi sebagai pelayan publik yang transparan, oknum tersebut justru menunjukkan arogansi saat dikonfirmasi oleh awak media terkait pelaksanaan pekerjaan di Tanjung Agung.
Sangat disayangkan, respons yang diberikan narasumber berinisial S terkesan “belagu” dan defensif. Padahal, wartawan Cyber Nasional telah menempuh jalur konfirmasi dengan tata krama yang sangat santun. Bukannya memberikan klarifikasi substantif terkait pekerjaan negara, oknum tersebut justru berlindung di balik alasan hari libur dan menuding upaya konfirmasi pers sebagai tindakan yang sengaja menyulitkan.
Perlu diingat, jabatan publik adalah amanah yang melekat 24 jam pada pundak seorang pejabat. Urusan negara dan penggunaan anggaran rakyat di Tanjung Agung tidak mengenal kata “libur” jika menyangkut transparansi dan akuntabilitas. Sikap ketus dan penolakan konfirmasi ini menjadi indikator buruknya mentalitas birokrasi yang seharusnya melayani, bukan malah merasa “anti-kritik”.
Ketidaksantunan dan penolakan konfirmasi ini justru memicu tanda tanya besar bagi publik: “Ada apa dengan pekerjaan di Tanjung Agung?”. Jika tidak ada yang disembunyikan, mengapa narasumber harus bersikap reaktif dan terkesan alergi terhadap pertanyaan wartawan?
Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, tindakan menghambat atau menghalangi tugas jurnalistik adalah pelanggaran hukum. Pers bekerja untuk kepentingan umum, bukan untuk mengikuti suasana hati (mood) seorang pejabat yang sedang liburan.
Redaksi Cyber Nasional menyatakan sikap bahwa upaya konfirmasi adalah bentuk itikad baik untuk menjaga keberimbangan berita (cover both sides). Jika narasumber menolak dikonfirmasi dengan gaya yang tidak profesional, maka redaksi akan tetap menayangkan temuan fakta di lapangan apa adanya. Kami tidak akan membiarkan kepentingan publik tersandera oleh arogansi oknum yang merasa jabatannya adalah privasi pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi terus mendalami detail pekerjaan di Tanjung Agung untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat dipertanggungjawabkan dengan benar, tanpa hambatan dari oknum-oknum yang enggan dikritik.
Publisher -Red
Reporter CN -Riski
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











