TANJAB BARAT, JAMBI – 21 Maret 2026- Ironi pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, terpampang nyata di wilayah Merlung. Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi di lapangan, akses utama menuju Kantor Camat Merlung dan Markas Koramil Merlung saat ini dalam kondisi rusak parah, berlubang dalam, dan selalu digenangi air layaknya kubangan kerbau setiap harinya.
Kondisi yang menghambat pelayanan publik dan mobilitas aparat keamanan ini dilaporkan telah berlangsung lebih dari satu tahun tanpa ada langkah perbaikan konkret dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Dinas PUPR Tanjung Jabung Barat.
Kerusakan jalan di titik vital ini memicu tanda tanya besar mengenai prioritas anggaran pembangunan daerah. Bagaimana mungkin jalan menuju pusat pemerintahan tingkat kecamatan dan instansi keamanan negara (Koramil) dibiarkan hancur bertahun-tahun seolah pemerintah daerah “tutup mata” dan “tuli” terhadap fakta lapangan?
Pembiaran ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan bentuk kegagalan sistematis Dinas PUPR Tanjab Barat dalam melakukan pemeliharaan rutin. Jika akses menuju kantor camat saja diabaikan, bagaimana dengan jalan-jalan di pelosok desa yang jauh dari jangkauan pusat pemerintahan?
Publik kini mendesak transparansi terkait alokasi dana pemeliharaan jalan di wilayah Merlung. Genangan air yang menetap setiap hari menunjukkan adanya kegagalan fungsi drainase yang tidak pernah disentuh oleh dinas terkait. Kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga mencoreng wibawa pemerintah daerah di mata masyarakat.
Redaksi mendesak Pemkab Tanjab Barat dan Dinas PUPR untuk segera turun ke lapangan dan melakukan perbaikan darurat. Rakyat tidak butuh janji di atas kertas, rakyat butuh akses jalan yang layak untuk urusan administrasi dan keamanan.
Publisher -Red
Reporter CN -Pradana
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











