KUANTAN SINGINGI, CN 4 September 226 – Pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Bumi Mulia, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, menuai sorotan publik. Berdasarkan investigasi dan data yang dihimpun, terdapat indikasi kuat ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban realisasi fisik Dana Desa Tahun Anggaran 2024 hingga 2025 yang dilaporkan ke pemerintah pusat dengan kondisi riil di lapangan.
Informasi ini diperkuat oleh temuan awal di lapangan serta keterangan narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan hukum dan sosial. Narasumber tersebut mengungkapkan bahwa realisasi sejumlah program fisik diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya, meski laporan administrasi tercatat lengkap agar pencairan anggaran tahap berikutnya tetap berjalan mulus.
“Laporan ke pusat disusun seolah-olah semuanya beres agar anggaran bisa cair. Namun, pelaksanaannya di lapangan banyak yang tidak sesuai dengan rincian anggaran yang dilaporkan,” ungkap sumber terpercaya tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada instansi berwenang guna memastikan akurasi data. Kepala Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi menyatakan belum dapat memberikan keterangan mendalam karena baru menjabat pada tahun ini.
“Saya baru bertugas sebagai Inspektur Inspektorat tahun ini. Untuk tahun-tahun sebelumnya saya kurang memahaminya. Silakan dikonfirmasi kepada Kepala Bagian Pemeriksaan Desa, Bapak Suryawan,” ujarnya singkat.
Saat dikonfirmasi terpisah melalui pesan dan sambungan telepon seluler, Suryawan selaku pejabat terkait menjelaskan bahwa audit reguler tahunan untuk seluruh desa di Kabupaten Kuantan Singingi pada TA 2024–2025 belum dapat dilakukan secara menyeluruh akibat keterbatasan anggaran daerah.
“Untuk audit reguler tahunan seluruh desa TA 2024–2025 belum semuanya diaudit. Yang sempat diaudit hanya 14 desa karena keterbatasan anggaran di daerah. Desa Bumi Mulia termasuk yang belum dilakukan audit reguler tahunan karena kendala keuangan tersebut,” jelas Suryawan.
Sementara itu, Kepala Desa Bumi Mulia saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis menyatakan bahwa seluruh program Dana Desa telah dilaksanakan. Namun, ketika diminta untuk menunjukkan transparansi bukti fisik kegiatan di lapangan, yang bersangkutan belum memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan sedang berada di rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum dapat menghadirkan dokumen pendukung atau akses keterbukaan informasi publik terkait rincian belanja fisik yang dipertanyakan oleh masyarakat setempat.
Melihat kondisi ini, elemen masyarakat Desa Bumi Mulia mendesak pemerintah pusat, khususnya instansi pengawas dan penegak hukum, untuk turun tangan melakukan investigasi mendalam. Warga berharap agar audit menyeluruh dapat segera dilakukan demi menjamin transparansi penggunaan keuangan negara dan mengembalikan hak-hak masyarakat agar tidak menjadi korban manipulasi anggaran oleh oknum tertentu.
Reporter: Utema Gea, C. BJ, C.EJ.
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










