CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon mengalokasikan anggaran sebesar Rp209,8 miliar untuk sektor infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2026. Besarnya alokasi ini memicu sorotan dari kalangan aktivis yang mendesak pengawasan ketat guna mencegah potensi penyimpangan dan memastikan ketepatan sasaran. (10/3/2026).
Zeki, perwakilan dari Firma Hukum Sandekla Trimurti, menilai angka tersebut sangat signifikan bagi peningkatan layanan jaringan jalan di wilayah Kabupaten Cirebon.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sedikitnya Rp209.823.118.300 pada tahun 2026 ini. Anggaran sebesar itu harus benar-benar berdampak pada mobilitas masyarakat,” ujar Zeki kepada media, Selasa (10/3/2026).
Zeki menekankan bahwa transparansi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon adalah kunci utama. Ia mengajak elemen masyarakat, aktivis, hingga media massa untuk mengawal proyek tersebut sejak tahap pelelangan (tender) hingga pelaksanaan fisik di lapangan.
Menurutnya, pengawasan kolektif diperlukan agar kualitas pengerjaan jalan tidak dilakukan secara asal-asalan. “Publik berhak tahu bagaimana dana tersebut dikelola dan siapa yang mengerjakannya,” tambahnya.
Selain menyoroti rencana anggaran tahun ini, Zeki memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan infrastruktur tahun 2025. Ia menilai terdapat ketidaksesuaian prioritas dalam penentuan lokasi pengerjaan jalan pada tahun lalu.
“Tahun 2025 kami mencatat adanya peningkatan jalan di jalur-jalur sepi. Secara ekonomi, output-nya kurang memberikan dampak nyata bagi aktivitas warga. Jangan sampai hal ini terulang di tahun 2026,” kritiknya.
Zeki menyayangkan minimnya respons dari instansi terkait saat pihaknya mencoba meminta klarifikasi mengenai rincian teknis penggunaan anggaran tersebut. Ia berpendapat bahwa ketiadaan jawaban dari pihak dinas dapat memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat.
“Kami sudah mencoba mengonfirmasi langsung kepada dinas terkait mengenai peruntukan anggaran ini, namun hingga saat ini belum ada respons resmi,” tegas Zeki.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon untuk mendapatkan tanggapan terkait pernyataan tersebut. Masyarakat berharap anggaran ratusan miliar ini difokuskan pada perbaikan jalan strategis yang mampu mendongkrak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










