KEBUMEN, 6 DESEMBER 2025 – Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Giwangretno-Adikarto, yang didanai APBD Kebumen senilai Rp 3.883.528.000,- dan baru berjalan dua bulan, menunjukkan indikasi kerusakan struktural dini. Temuan ini memicu pertanyaan besar mengenai kualitas kerja dan efektivitas pengawasan.
Tim media yang meninjau pekerjaan yang digarap oleh CV. Assa Engineering, menemukan bukti fisik yang mengkhawatirkan.
Temuan Lapangan dan Klarifikasi Kontraktor
Di sejumlah titik segmen jalan, ditemukan retakan-retakan melintang dan memanjang pada permukaan beton yang muncul sebelum mencapai umur pengerasan yang ideal.
Keterangan CV. Assa Engineering (Disempurnakan):
“Kami mengakui adanya temuan retakan dini tersebut. Saat ini, proyek masih berada dalam masa pemeliharaan sesuai kontrak. Retakan ini segera kami identifikasi dan akan segera kami tindak lanjuti sesuai spesifikasi teknis untuk menjamin kualitas jangka panjang, bukan hanya tambal sulam. Kami menjamin bahwa perbaikan ini adalah tanggung jawab penuh kami dan tidak akan menggunakan anggaran negara tambahan.”
Beberapa lubang di tepi bahu jalan ditemukan dan perlu diklarifikasi:
Keterangan Tambahan (Klarifikasi):
“Beberapa lubang lain yang terdeteksi di sepanjang bahu jalan atau trotoar bukan merupakan kegagalan struktur proyek jalan ini. Lubang tersebut merupakan dampak dari pekerjaan galian yang dilakukan oleh pihak lain (instansi terkait) untuk pemasangan tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Kami telah berkoordinasi dengan instansi tersebut agar area galian segera ditutup dan dirapikan kembali sesuai standar, demi keselamatan pengguna jalan.”
Melihat kondisi yang berpotensi membahayakan dan menghamburkan uang rakyat ini, tim media mendesak pihak berwenang untuk bertindak:
– Perbaikan Tuntas: Semua kerusakan (retakan dan erosi talud) harus diperbaiki dengan metode yang menjamin ketahanan jangka panjang.
– Pengusutan APH: Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk mengusut tuntas potensi kelalaian dan kerugian negara, guna memastikan adanya tanggung jawab hukum jika terbukti pembangunan infrastruktur tidak berkualitas.
“CV. Assa Engineering menghormati peran media sebagai kontrol sosial, namun kami meminta agar narasi berita dapat diluruskan dan ditekankan pada fakta bahwa proyek ini masih dalam masa pemeliharaan, dan kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan perbaikan sesuai spesifikasi kontrak tanpa kerugian negara.”
Publik menantikan tindakan cepat dan transparan dari Kepala DPUPR Kebumen dan komitmen untuk menjamin infrastruktur yang tahan lama sesuai anggaran yang dikeluarkan.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










