KEBUMEN (9 Februari 2026) – Kabupaten Kebumen mengambil langkah besar menuju transformasi Pertanian 4.0. Bertempat di Pendopo Kabumian, Senin (9/2), Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani secara simbolis menyerahkan bantuan 104 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para pahlawan pangan lokal sebagai upaya modernisasi sektor hulu pertanian.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Kebumen, Wakil Ketua DPRD Kebumen, Kapolres Kebumen, perwakilan Kodim 0709/Kebumen, serta perwakilan dari 91 Kelompok Tani (Gapoktan) penerima manfaat.
Dalam sambutannya yang hangat namun tegas, Bupati Hj. Lilis Nuryani mengapresiasi kerja keras para petani dan mengingatkan tanggung jawab besar dalam merawat bantuan ini.
“Saya sangat bangga bisa berdiri di depan para pejuang pangan Kebumen. Bantuan ini adalah amanah dari Kementerian Pertanian dan hasil sinergi dengan dewan. Saya berpesan satu hal yang sangat penting: bantuan ini dilarang keras untuk diperjualbelikan! Gunakan mesin ini secara maksimal di sawah untuk membantu produksi, mengatasi kelangkaan tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani. Rawatlah seperti milik sendiri,” tegas Bupati Lilis.
Menyambung arahan Bupati, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen menekankan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami tegaskan bahwa bantuan Alsintan ini nol rupiah alias gratis. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Jika ada oknum, baik dari internal dinas maupun pihak luar yang meminta uang dengan dalih administrasi atau lainnya, silakan segera lapor ke Dinas atau pihak berwajib. Kami akan tindak tegas,” ungkap Kadinas dalam laporannya.
Bantuan yang diserahkan mencakup teknologi mekanisasi dari tingkat dasar hingga mutakhir (Pertanian 4.0), antara lain:
– Mekanisasi Lahan: 11 unit Traktor Roda Empat, 9 unit Traktor Crawler, 13 unit Traktor Roda Dua, dan 11 unit Traktor Rotary.
– Ketahanan Pengairan & Perawatan: 39 unit Pompa Air 3 inch untuk antisipasi kekeringan serta 18 unit Hand Sprayer.
– Teknologi Presisi: 3 unit Drone Pertanian yang mampu melakukan pemupukan dan penyemprotan otomatis dalam waktu singkat.
Acara ditutup dengan demonstrasi penerbangan Drone Pertanian di area pendopo. Kehadiran drone ini menjadi simbol bahwa petani Kebumen siap meninggalkan cara-cara tradisional yang melelahkan menuju efisiensi teknologi. Dengan drone, efektivitas kerja meningkat hingga 400% dibandingkan metode manual, yang diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk kembali turun ke sawah.
Melalui penyerahan 104 unit Alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen optimistis produktivitas padi akan meningkat signifikan, sekaligus memperkokoh posisi Kebumen sebagai lumbung pangan nasional yang mandiri dan modern.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













