KENDAL – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian positif yang diraih Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Permata Madani Paramarta, Kecamatan Singorojo. Hal ini dikarenakan unit usaha tersebut dinilai memiliki diversifikasi bisnis yang beragam serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara Launching Dana Sosial dan Dana Desa yang berlangsung di ruang pertemuan Bumdesma Mart Singorojo pada Rabu (4/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Tika ini menegaskan bahwa keberhasilan Bumdesma di Singorojo ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Kendal.
“Bumdesma Permata Madani Paramarta patut ditiru oleh Bumdesma lain yang ada di Kendal karena kemajuan usahanya yang pesat. Saya berharap pengurus tetap amanah dan profesional dalam mengelola aset ini agar usaha yang dijalankan semakin meningkat di masa depan,” ujar Bupati Tika.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat, serta menyalurkan dana desa kepada perwakilan kepala desa di wilayah setempat.
Camat Singorojo, Candra Putra, dalam laporannya memaparkan perkembangan signifikan dari Bumdesma Permata Madani Paramarta. Saat ini, Bumdesma tersebut telah memiliki dua gudang yang berlokasi di Desa Ngareanak dan Desa Kedungsari.
Beberapa unit usaha yang dikelola meliputi:
– Dana Bergulir Masyarakat (DBM) dan Pembiayaan.
– Kemitraan Usaha Ekonomi.
– Mini Market dan Toko Pertanian.
– Jasa Rental Mobil.
Hingga saat ini, total aset yang dikelola mencapai Rp 21,082 miliar, dengan rincian Dana Bergulir Masyarakat sebesar Rp 18,997 miliar dan sektor usaha lainnya sebesar Rp 2,085 miliar. Pada tahun buku 2025, Bumdesma ini berhasil membukukan surplus bersih senilai Rp 1,540 miliar.
Keuntungan yang diraih tidak hanya memperkuat kas lembaga, tetapi juga dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program, di antaranya:
– Dana Sosial: Rp 395 juta.
– Paket Sembako: 869 paket dengan nilai total Rp 154,420 juta.
– Dana Bagi Hasil Desa: Rp 502,200 juta.
Selain bantuan tunai dan sembako, Bumdesma ini juga aktif dalam program pembangunan fisik dan pendidikan, seperti bantuan untuk TPQ dan Madrasah Diniyah, bedah rumah di Desa Cening, serta bantuan pembangunan Musholla di Desa Trayu.
Publisher -Red
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













