
Jakarta– Generasi penerus bangsa serta tokoh agama prihatin atas kondisi bangsa yang terjadi akhir-akhir ini terjadi demo berujung anarkis dan adanya perusakan pada fasilitas publik. Sejatinya rakyat ingin kerukunan berbangsa bernergara serta damai bersama lintas beragama kembali dikuatkan dengan mengajak masyarakat untuk cinta damai .Tujuannya untuk kesatuan dan menjaga kebhinekaan yang sudah ditanamkan oleh pendiri bangsa.
Ketua Umum GEMA RI Mas Didit Sandra Mentebutkan,Pihaknya Mendukung Pemerintahan Prabowo Gibran yang mencintai rakyat dan pro rakyat.
Menurut Mas Ketum Didit , dengan adanya undangan Presiden Prbabowo agenda undangan kumpul para tokoh agama di kediaman Presiden RI Ke 8 di Hambalang Bogor, Jawa Barat.Ini berawal dari keprihatinan potensi perpecahan sesama anak bangsa terkait dengan aksi Demo di Gedung DPR RI Senayan DKI Jakarta yang berujung anarkis dan teror di Gedung DPR RI Senayan . “Gerakan dari elemen Mahasiswa,Masyarakat,Buruh sampai ke Gedung DPR RI sangat diapresiasi jika semua pihak menjaga keutuhan bangsa dan cinta damai.
“lanjut Mas Didit sebenarnya para generasi bangsa ini tidak diragukan lagi bagaimana menjaga Indonesia dengan cinta damai.Jadi betul boleh menyampaikan aspirasi rakyat namun tidak boleh dengan tindakan anarkis terlebih merusak fasilitas pelayanan publik,rumah dan pusat kantor terlebih kegiatan ekonomi rakyat lainnya ,” kata Mas Didit
Jadi,Jangan sampai Demo Anarkis dan teror terjadi hingga menyengsarakan rakyat. “Bisa jadi api dalam sekam, kita harus menjaga kerukunan sesama anak bangsa dan wujudkan bangsa Indonesia maju sejahtera,” kata Mas Ketum .
Pihaknya berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat terlebih pemuda untuk menyebarkan perdamaian, kata Mas Ketum ini harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Ia berpesan kepada generasi bangsa supaya tidak terprovokasi atau ditunggangi oleh oknum yang tidak bertangung jawab yang ingin memecah belah anak bangsa . Tugas tokoh muda adalah menyebarkan kedamaian di tengah masyatakat. “Kita harus menyebarkan kedamaian dan kebhinekaan, jangan jadi setan yang membisu, sampaikan tapi dengan cara yang damai,” kata dia.
Mas Ketum juga berpesan, tokoh masyarakat tidak boleh diam jika melihat perpecahan. Mereka harus berani bertindak dan menyuarakan jika ada perpecahan yang memecah belah anak bangsa yang tidak ingin bangsa kita maju dan sejahtera bersama presiden Prabowo Subianto. “Dengan cara yang damai dan tegas,” kata mantan Ketua Umum Relawan Gema Airlangga yang akrab disapa Mas Ketum ini.
Pihaknya mengharapkan mayarakat merapatkan barisan untuk melawan kezaliman dan ancaman perpecahan bangsa. “Rapatkan barisan untuk melawan kezaliman,” katanya
Sementara Itu,Bendahara Umum GEMA RI Ikin Rokiin SE,MM mengatakan masyarakat harus menyikapi segala sesuatu dengan cinta kasih. Jika ada kesulitan maka tidak boleh dibiarkan. “Mari kita lakukan aksi demo yang damai, santun dan kedepankan kearifan lokal untuk persatuan,”Ujarnya.
Pihaknya meyakini bahwa masyarakat tidak akan menggunakan kekerasan untuk mencapai sesuatu terlebih menyampaikan aspirasi di DPR RI Senayan DKI Jakarta . “Seharusnya kita tidak melawan dengan kekerasan, tetapi dengan mengembangkan kasih sayang serta cinta damai mewujudkan indonesia maju dan sejahtera dengan menyebarkan cinta indonesia untuk indonesia tangguh,berdaulat,adil dan makmur,” Tutupnya
Publisher -Red
Sumber -Didit