KEPAHIANG, BENGKULU – Akses jalan utama menuju Desa Baratwetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan. Sebagai wilayah yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan, infrastruktur di kawasan ini justru terbengkalai tanpa perbaikan permanen selama hampir lima tahun.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (21/1/2026), kerusakan jalan terlihat merata di beberapa titik. Aspal yang mengelupas menyisakan susunan batu dan tanah, serta lubang-lubang besar yang menganga di badan jalan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan para wisatawan dan pengendara yang melintas.
Seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi kenyamanan, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini merupakan masalah menahun yang kian memburuk.
“Kondisi ini sudah berlangsung sekitar lima tahun. Awalnya hanya lubang kecil, namun karena dibiarkan tanpa perbaikan, kerusakannya terus meluas. Saat musim hujan, lubang tertutup air dan sering menyebabkan kecelakaan tunggal bagi pengendara yang tidak hafal medan,” ungkapnya saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1).
Selain faktor keselamatan, warga mengeluhkan dampak ekonomi. Jalan tersebut merupakan urat nadi bagi pengangkutan hasil pertanian serta akses utama menuju objek wisata kebun teh yang menjadi ikon Kabupaten Kepahiang.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kepahiang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tidak lagi menutup mata terhadap kondisi ini. Warga mendesak adanya penganggaran untuk perbaikan permanen (pengaspalan ulang) pada tahun anggaran 2026, alih-alih hanya sekadar penambalan sementara yang mudah rusak kembali.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya menghubungi pihak Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang untuk mendapatkan klarifikasi terkait rencana pembangunan atau perbaikan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kabawetan pada tahun ini.
Akses jalan yang mumpuni diharapkan dapat mengembalikan citra Kabawetan sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Baratwetan.
Publisher -Red
Reporter CN -Riski
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










