
KEBUMEN CN – Jimun, Kepala Desa Kamulyan, Kecamatan Kewarasan, Kabupaten Kebumen, membagikan pengalamannya selama memimpin desa. Menurutnya, menjadi seorang kepala desa adalah amanah yang penuh tanggung jawab, di mana di balik wibawa dan perannya tersimpan perjuangan, pengorbanan, dan kebahagiaan yang tak ternilai.
Dalam sebuah kesempatan berbagi pada Jum’at 29 Agustus 2025, Jimun bercerita tentang awal mula ia menjabat. “Awalnya tentu ada rasa gugup dan tanggung jawab besar,” kata Jimun. “Bagaimana tidak, harapan masyarakat ada di pundak saya. Tapi seiring waktu, saya banyak belajar tentang cara melayani dengan tulus dan mendengarkan aspirasi warga.”
Sejak terpilih, Jimun mendedikasikan dirinya untuk kemajuan Kamulyan. Dengan visinya menjadikan desa yang mandiri, sejahtera, dan berbudaya, ia tak kenal lelah menjalin komunikasi dengan warga, perangkat desa, hingga pemerintah daerah.
“Menjadi kepala desa itu seperti menjadi orang tua bagi seluruh warga,” ungkapnya tulus. “Kita harus siap mendengar keluh kesah, mencari solusi, dan berjuang untuk kepentingan masyarakat. Ada kalanya kita bahagia melihat program desa berjalan lancar dan membawa dampak positif. Namun, tak jarang pula kita dihadapkan pada tantangan yang menguji kesabaran.”
Di bawah kepemimpinan Jimun, Desa Kamulyan telah berhasil membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, memberdayakan ekonomi masyarakat, dan melestarikan budaya. Semua inisiatif ini lahir dari aspirasi warga dan diwujudkan berkat kerja keras dan kolaborasi yang solid.
Jimun mengakui bahwa perjalanannya tidak selalu mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga perbedaan pendapat. “Tantangan itu pasti ada. Justru di situlah kita belajar menjadi lebih bijak, lebih sabar, dan lebih kreatif dalam mencari jalan keluar,” ujarnya.
Di tengah kesibukannya, Jimun tidak melupakan dukungan keluarga. “Keluarga adalah penyemangat utama saya. Dukungan mereka memberi kekuatan untuk terus berjuang demi kemajuan desa Kamulyan,” tambahnya.
Kisah Jimun adalah cerminan dedikasi dan pengabdian seorang pemimpin di tingkat akar rumput. Suka dan duka yang ia alami adalah bagian dari upayanya membangun desa yang lebih baik. Semangatnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kepala desa lain untuk terus melayani dengan tulus dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Publisher – Red
Editor CN – Jhon