SINGKIL – Kepemimpinan Bupati Aceh Singkil kini menuai kritik pedas dari aktivis mahasiswa. Ahmad Fadil Lauser Melayu secara terbuka mengecam sikap Bupati yang diduga sengaja melakukan manuver politik kotor dengan cara membenturkan serta mengadu domba antarelemen mahasiswa di daerah tersebut.
Dalam pernyataannya, Fadil menyebut adanya indikasi kegagalan sistemik dalam kepemimpinan bupati saat ini.
“Ini diduga sebagai bentuk manuver politik yang dilakukan Bupati Aceh Singkil untuk mengadu domba adik-adik mahasiswa. Inilah diduga bentuk nyata kegagalan Bupati dalam menyikapi keresahan masyarakat, padahal saat aksi semua elemen dari buruh, tani, nelayan, hingga pemuda bersatu,” tegas Fadil, Minggu (15/2).
Fadil mengecam keras sikap Bupati yang diduga sengaja mendoktrin mahasiswa agar terjadi bentrokan horizontal. Hal ini dinilai sebagai upaya untuk mengalihkan substansi permasalahan yang diangkat dalam aksi 9 Januari 2026 lalu, yang diduga sangat krusial bagi hajat hidup orang banyak.
Sorotan paling tajam tertuju pada pengadaan mobil dinas senilai Rp2,6 Miliar. Kebijakan ini diduga sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kondisi rakyat Aceh Singkil yang saat ini diduga masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana banjir.
“Pengadaan mobil mewah senilai miliaran rupiah tersebut diduga sangat melukai hati masyarakat. Di saat warga kesulitan ekonomi akibat banjir, pemerintah diduga lebih memilih memanjakan diri dengan fasilitas mewah,” tambah Fadil.
Kritik pedas juga dialamatkan kepada Pembina Himasil. Fadil menilai pernyataan pembina tersebut yang mengajak untuk “bijak” diduga hanya sebagai kedok karena ketidakpahaman terhadap penderitaan rakyat.
“Pembina tersebut diduga tidak paham permasalahan sebenarnya. Meskipun ia seorang dosen atau mahasiswa S2, ia diduga tidak pernah betul-betul menyentuh apa yang menjadi keluhan masyarakat Aceh Singkil di tingkat akar rumput,” cetusnya.
Fadil menegaskan bahwa permasalahan yang diangkat pada aksi Januari lalu adalah nyata dan faktual. Ia meminta pemerintah daerah berhenti melakukan intrik yang diduga bertujuan memecah belah gerakan moral mahasiswa dan rakyat.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










