
Kebumen, 25 Agustus 2025 – Di tengah perbukitan hijau Kebumen, sebuah kisah inspiratif hadir dari Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno. Setelah sempat “mati suri” selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, kini Wisata Alam Jembangan kembali bangkit. Berkat ketekunan pengelola dan semangat kolaborasi warga, destinasi ini berhasil bertransformasi dari potensi tersembunyi menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.
Dibawah kepemimpinan Samijo, pengelola Wisata Jembangan, tempat ini kini menarik ratusan pengunjung setiap akhir pekan dan bahkan ribuan saat musim liburan. Beragam daya tarik ditawarkan, mulai dari kolam renang, wahana air seperti perahu naga dan sepeda air, hingga Taman Satwa yang menjadi rumah bagi 55 spesies reptil dan unggas. Keberagaman fasilitas ini menjadikan Jembangan favorit bagi rekreasi keluarga.
Meski telah mengalami kemajuan pesat, Wisata Jembangan masih menghadapi kendala utama, yaitu infrastruktur jalan yang belum memadai. “Jalannya masih kurang lebar, terutama untuk kendaraan besar seperti bus pariwisata,” ungkap Samijo. Ia sangat berharap Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat memprioritaskan perbaikan jalan. Samijo juga membuka diri untuk berkolaborasi dengan investor yang tertarik memajukan destinasi ini.
Kebangkitan Wisata Jembangan tidak hanya menguntungkan pengelola, tetapi juga masyarakat sekitar. Saat ini, 15 karyawan yang sebagian besar adalah warga lokal telah diberdayakan. Dampak positifnya juga dirasakan oleh para pelaku UMKM.
Rasinah (53), salah satu pedagang kuliner khas Jawa, mengaku sangat terbantu. “Kami berharap wisata ini semakin ramai, karena ini membangkitkan ekonomi kami sebagai pelaku UMKM,” tuturnya.
Selain itu, Wahyudi dan sang istri, pengelola kuliner di area wisata apung, juga merasakan dampak positif. Mereka menyajikan beragam hidangan, mulai dari masakan khas Jawa hingga hidangan siap saji seperti ayam goreng, ikan bakar, dan sayuran khas Jawa. “Kami berharap Wisata Jembangan menjadi lebih baik dan maju dari sekarang, agar perekonomian daerah semakin berkembang,” kata Wahyudi.
Kisah Wisata Jembangan adalah bukti nyata bahwa pariwisata bukan sekadar hiburan, melainkan juga tentang ketahanan, kolaborasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Lokasi: Wisata Alam Jembangan, Dukuh Sokadana, RT 01 RW 01, Desa Jembangan, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen.
Publisher -Red