BANGGAI LAUT, 01, 04, 2026 – Merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut mengambil langkah tegas. Atas instruksi cepat Bupati Banggai Laut, Sopyan Kaepa, S.H., M.Si., jajaran Pemda segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mengurai benang kusut distribusi BBM di wilayah tersebut.
Rapat yang berlangsung strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai Laut, SAIFUL U USURIA S.E., M.Si., (mewakili pimpinan), didampingi oleh Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) serta Aparat Penegak Hukum (APH) yang diwakili oleh Kapolsek Banggai AKP JOLLY R LENGKONG S.H.,
Fokus utama dari pertemuan ini adalah pembentukan Tim Terpadu Penertiban BBM. Tim ini diberi mandat khusus untuk melakukan pengawasan ketat dan tindakan lapangan terhadap praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat luas.
“Pemerintah tidak akan tinggal diam melihat antrean panjang yang mengganggu produktivitas warga. Kami segera membentuk tim untuk menyisir dan menindak tegas oknum-oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi demi keuntungan pribadi,” tegas pihak Pemda dalam rapat tersebut.
Sasaran Utama Penertiban
Dalam rilis resmi ini, terdapat beberapa poin krusial yang akan menjadi sasaran aksi tim di lapangan:
Pemberantasan Mafia Migas: Menindak oknum yang melakukan pengisian berulang (pengetap) atau penimbunan BBM bersubsidi.
Stabilitas Harga Eceran: Melakukan penyisiran terhadap pengecer di tingkat bawah agar harga jual tetap stabil dan rasional sesuai ketentuan, sehingga tidak ada lagi pihak yang mengambil keuntungan di atas penderitaan rakyat.
Kelancaran Distribusi: Memastikan alokasi BBM bersubsidi tepat sasaran, yakni untuk masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk diperjualbelikan kembali secara ilegal.
Pemerintah Daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Kesadaran kolektif diperlukan agar distribusi BBM kembali normal. Penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana yang dapat dijerat dengan hukum yang berlaku.
Kehadiran Kapolsek Banggai dalam rapat tersebut menegaskan bahwa upaya penertiban ini didukung penuh oleh kekuatan hukum. Sinergi antara Pemda dan kepolisian diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para “pemain” BBM yang selama ini merusak tatanan distribusi di Banggai Laut.
Dengan gerak cepat ini, Bupati Sopyan Kaepa menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan bagi ekonomi masyarakat kecil. Diharapkan dalam waktu dekat, antrean di SPBU dapat terurai dan harga BBM di tingkat pengecer kembali normal.
Publisher -Red
Reporter CN -Faisal
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










