
INTAN JAYA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Pekerjaan Umum tengah gencar melakukan pembangunan dan pengaspalan jalan yang menghubungkan pusat kota dengan Distrik Hitadipa dan Distrik Agisiga. Proyek ini bertujuan untuk mempercepat pergerakan ekonomi lokal dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Pengawasan kualitas dan progres proyek ini dilakukan oleh Yulius Belau, ST, sebagai pengawas jalan. Pembangunan infrastruktur ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya transportasi yang selama ini membebani masyarakat. “Biaya angkutan ojek dari kampung menuju pusat kota seringkali lebih mahal dari hasil penjualan komoditas mereka,” ujar seorang pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Intan Jaya dalam keterangan resminya.
Jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan yang belum memadai juga menjadi hambatan utama, terutama bagi masyarakat dengan perekonomian lemah. Dengan adanya jalan yang layak, diharapkan masyarakat dapat mendistribusikan hasil kebun, pertanian, dan peternakan mereka ke pusat kota dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.
Selain itu, pengaspalan jalan ini juga akan mengefektifkan layanan publik. Akses yang lebih mudah akan mempercepat mobilisasi tenaga kesehatan, guru, dan pegawai pemerintahan distrik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Intan Jaya menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari misi besar “Masyarakat Intan Jaya Sejahtera.” Ia menargetkan pada tahun 2026, pemerintah kabupaten akan menyediakan mobil pedesaan untuk semakin memudahkan mobilitas masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.
“Kami berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur yang berpihak kepada rakyat kecil. Pembangunan jalan ini adalah langkah awal untuk mewujudkan masyarakat Intan Jaya yang sejahtera,” tutur Bupati.
Pembangunan jalan ini diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Intan Jaya secara keseluruhan.
Publisher -Red
Reporter CN -Rio Fernando