
INTAN JAYA, PAPUA TENGAH, Selasa 26 Agustus 2025– Pesawat subsidi jenis Tariku berhasil mendarat di Bandara Hitadipa pada Selasa, 26 Agustus 2025, menandai dimulainya kembali operasional penerbangan komersial di bandara tersebut. Penerbangan ini disambut antusias oleh warga setempat, yang sudah lama mendambakan akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau.
Bupati Intan Jaya, Bapak Aner Maiseni, sebelumnya telah melakukan penerbangan uji coba pada Juli 2025. Uji coba tersebut menjadi momen penting untuk mengevaluasi kelayakan bandara yang selama ini tidak beroperasi karena alasan keamanan.
Menanggapi masukan dari kapten pilot mengenai perbaikan landasan, kelompok intelektual dan masyarakat Hitadipa berinisiatif melakukan gotong royong untuk memperbaiki landasan, termasuk menebang pohon-pohon tinggi di sekitar area bandara dan menimbun beberapa bagian landasan yang tidak rata.
“Kami menyadari pentingnya bandara ini bagi masyarakat. Akses transportasi yang terbatas seringkali menjadi kendala,” ujar salah satu perwakilan intelektual setempat. “Inisiatif gotong royong ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memastikan bandara bisa beroperasi dengan aman.”
Penerbangan subsidi ini membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Hitadipa. Harga tiket ditetapkan sebesar Rp825.000, dengan biaya bagasi Rp10.000 per kilogram. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan penerbangan non-subsidi dari Nabire ke Sugapa yang bisa mencapai Rp3.000.000, dengan biaya bagasi Rp30.000 per kilogram.
Masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan intelektual Hitadipa berharap Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Perhubungan, dapat menjaga keberlanjutan program subsidi ini. Mereka juga mengusulkan adanya kerja sama dengan maskapai lain, seperti AMA, Susi Air, dan Smart Aviation, untuk memperluas pilihan penerbangan.
Mereka juga berharap agar Pemerintah Daerah dapat menetapkan jadwal penerbangan subsidi secara tetap dan rutin, baik dari Nabire ke Hitadipa maupun Timika ke Hitadipa, untuk memastikan akses yang konsisten bagi seluruh warga.
Publisher -Red
Reporter CN- Detinus Sani