PRABUMULIH – Keamanan di jalur tol Prabumulih-Palembang kini menjadi sorotan. Sejumlah pengendara melaporkan adanya aksi kriminalitas berupa pelemparan batu oleh oknum tidak bertanggung jawab yang menyasar kendaraan roda empat, terutama saat melintas di malam hari.
Salah satu korban, Joni NFF, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB. Menurutnya, setidaknya ada delapan mobil yang menjadi korban pelemparan batu pada waktu yang hampir bersamaan. Akibat insiden ini, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan pecah kaca, dan para pengemudi didera rasa was-was.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dan petugas patroli jalan tol yang sedang bertugas saat itu,” ujar Joni. Ia berharap ada langkah konkret untuk meningkatkan pengamanan agar nyawa pengendara tidak terancam.
Menanggapi peristiwa yang viral di media sosial tersebut, Ketua DPW LPKPI RI Sumsel turut angkat bicara. Ia mendesak pihak pengelola tol dan kepolisian setempat untuk segera bertindak tegas.
“Kami meminta pihak patroli jalan tol dan Polres Prabumulih segera menangkap pelaku. Kejadian ini sangat membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.
Selain pengejaran pelaku, LPKPI RI Sumsel juga menyarankan agar dibuat pos penjagaan permanen di titik-titik rawan, terutama di perbatasan antara jalan provinsi dan akses masuk tol.
“Pihak pengelola tol harus menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jalan sebagai bentuk pelayanan maksimal. Jangan sampai jatuh korban lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










