BANGGAI LAUT, 12 JANUARI 2026 – Jhon, Pimpinan Redaksi Media Cyber Nasional sekaligus Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA), mengecam keras aksi percobaan pembunuhan brutal terhadap wartawannya, Saudara Muh. Faisal Taib, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Sulawesi Tengah Media Cyber Nasional.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di perempatan lampu merah Kelurahan Lompio, area Pasar Baru, Kabupaten Banggai Laut. Akibat serangan senjata tajam di lima bagian tubuhnya, korban sempat berada dalam kondisi kritis dan nyaris merenggang nyawa. Meski saat ini kondisi kesehatan korban dilaporkan mulai berangsur membaik, pihak redaksi menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pelaku.
Jhon menegaskan bahwa serangan ini melibatkan dua aktor utama yang harus segera diproses secara hukum:
1. BAKRI (Tersangka Utama): Warga Kelurahan Dodung yang saat ini telah diamankan dan sedang dalam proses pelimpahan ke Polres Banggai Kepulauan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
2. SADAM (Eksekutor Lain): Jhon mendesak keras jajaran Polsek Banggai Laut, Polres Banggai Kepulauan, hingga Polda Sulawesi Tengah untuk segera menangkap Sadam. Berdasarkan informasi internal, Sadam berperan vital sebagai pihak yang membonceng pelaku utama serta terlibat aktif melakukan pengintaian di rumah korban sebelum eksekusi dilakukan. Hingga saat ini, belum ada tindakan pengejaran resmi terhadap Sadam yang memicu kekhawatiran akan adanya pembiaran.
Atas kejadian yang mengancam nyawa jurnalis ini, Jhon mewakili seluruh jajaran Redaksi Cyber Nasional dan Perkumpulan Pimpinan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA) memohon atensi langsung dari Bapak Presiden Republik Indonesia dan Kapolri untuk:
– Pengejaran Masif terhadap Sadam: Menginstruksikan Kapolda Sulteng agar memastikan eksekutor kedua (Sadam) segera diringkus guna menjamin keselamatan saksi dan korban di lapangan.
– Perlindungan Maksimal: Memberikan jaminan keamanan kepada Saudara Muh. Faisal Taib selama masa pemulihan medis dari potensi ancaman lanjutan.
– Transparansi Hukum: Memastikan proses penyidikan di tingkat Polres berjalan objektif, transparan, dan tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.
“Kesehatan wartawan kami mulai membaik, namun kami tidak akan berhenti bersuara sampai keadilan ditegakkan. Kami mendesak Kepolisian untuk bertindak adil dengan segera menangkap Sadam atau ada keterkaitan dengan prilaku lainnya, Tidak boleh ada pelaku yang dibiarkan bebas setelah melakukan upaya pembunuhan berencana,” tutup Jhon dalam pernyataan resminya.
Publisher -Red PRIMA
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











