KEBUMEN, cybernasional.id – Arus lalu lintas di jalur nasional wilayah Karanganyar mulai mengalami perubahan signifikan per hari ini, 10 April hingga 10 Mei 2026. Seiring dengan dimulainya renovasi total Jembatan Karanganyar, petugas gabungan resmi memberlakukan penutupan jalan dan pengalihan arus kendaraan guna menjamin kelancaran pembangunan.
Berdasarkan pantauan tim cybernasional.id di lokasi, titik krusial pengalihan berada di Perempatan Sekali Putung. Petugas di lapangan telah bersiaga mengarahkan kendaraan bertonase besar yang melaju menuju arah Yogyakarta maupun Purworejo untuk tidak melewati jalur kota.
Rute Pengalihan: Kendaraan besar dialihkan sepenuhnya melalui **Jalur Karangbolong (Jalur Lintas Selatan-Selatan).
Tujuan: Menghindari kemacetan parah di pusat kecamatan serta menjaga beban jalan darurat tetap aman.
Di titik utama pembangunan Jembatan Karanganyar, aktivitas konstruksi sudah mulai menggeliat. Alat-alat berat tampak dikerahkan untuk melakukan penggemburan sisi selatan jembatan.
Meskipun jembatan utama ditutup total bagi kendaraan umum, pihak pelaksana pembangunan telah menyediakan jembatan darurat sebagai solusi jangka pendek. Namun, ada beberapa catatan penting bagi pengguna jalan:
1. Hanya untuk Kendaraan Kecil: Jembatan darurat hanya diperuntukkan bagi sepeda motor, becak, dan mobil pribadi ukuran kecil.
2. Sistem Buka-Tutup: Akibat keterbatasan lebar jalan darurat, arus lalu lintas dilakukan secara bergantian. Petugas dari pihak pelaksana terlihat mengatur antrean dengan ketat.
3. Potensi Antrean: Mengingat tingginya volume kendaraan, antrean panjang tidak terelakkan.
Pihak berwenang dan tim pelaksana menghimbau agar warga masyarakat, khususnya penduduk lokal, untuk lebih bersabar selama satu bulan ke depan.
“Kami menyarankan masyarakat sekitar untuk aktif mencari jalur alternatif melalui jalan desa atau jalan kabupaten lainnya guna menghindari penumpukan di titik jembatan darurat,” ujar salah satu petugas pelaksana di lokasi.
Pembangunan jembatan ini merupakan langkah vital untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di masa depan. Masyarakat diharapkan dapat memaklumi gangguan kenyamanan ini demi keamanan berkendara jangka panjang.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










