MUSI RAWAS – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas, yang seharusnya menjadi simbol kewibawaan dan representasi rakyat, kini tampak memprihatinkan. Hasil pantauan lapangan pada Selasa (27/01/2026) menunjukkan kondisi gedung yang jauh dari kata layak dan bersih.
Berdasarkan dokumentasi visual yang diperoleh, hampir di setiap sudut gedung, mulai dari lantai dasar hingga tangga menuju lantai atas, dipenuhi oleh tumpukan kotoran burung yang mengering. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika gedung, tetapi juga menimbulkan aroma tak sedap yang mengganggu kenyamanan siapa pun yang berkunjung maupun bekerja di sana.
Kondisi ini memicu kritik keras dari berbagai pihak. Sangat ironis melihat gedung tempat para wakil rakyat merumuskan kebijakan penting justru dibiarkan terbengkalai dan tampak tak terurus. Publik pun mulai mempertanyakan kemana larinya anggaran pemeliharaan gedung yang dialokasikan setiap tahunnya.
“Sangat memalukan. Gedung DPRD adalah wajah daerah. Jika mengurus kebersihan kantor sendiri saja tidak becus, bagaimana rakyat bisa percaya mereka mampu mengurus persoalan besar di Musi Rawas?” ujar salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sekretaris Dewan (Sekwan) maupun pimpinan DPRD Musi Rawas terkait kondisi miris ini. Pengabaian terhadap kebersihan fasilitas umum ini dianggap sebagai bentuk kelalaian serius dalam pengelolaan aset daerah.
Kondisi gedung yang berserakan kotoran burung ini seolah menjadi simbol “kemalasan” administratif yang perlu segera dievaluasi. Publik menuntut transparansi penggunaan anggaran perawatan gedung dan tindakan nyata untuk segera membersihkan serta menata kembali rumah rakyat tersebut.
Publisher -Red
Reporter CN -Riski
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













