KEBUMEN – Alun-alun Pancasila Kebumen berubah menjadi lautan manusia pada Selasa (6/1). Ribuan warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa, tampak antusias memadati kawasan ikonik “Kapal Mendoan” untuk mengikuti kegiatan jalan santai.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, terselip kekecewaan mendalam terkait fasilitas dasar yang terabaikan.
Kecele di Pintu Toilet
Pantauan di lokasi, fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di sisi selatan Kapal Mendoan lumpuh total. Baik toilet pria maupun wanita tidak dapat digunakan.
Akibatnya, banyak warga yang sudah “kebelet” terpaksa gigit jari dan harus berputar jauh menuju toilet di sisi timur atau menumpang ke masjid terdekat.
“Sangat disayangkan, acara sebesar ini tapi urusan perut bawah (toilet) malah tidak siap. Kami datang jauh-jauh, bayar parkir tertib, tapi hak dasar kami sebagai pengunjung tidak terpenuhi,” ujar salah satu pengunjung dengan nada kecewa kepada media.
Kekecewaan senada diungkapkan oleh para pedagang di sekitar lokasi. Menurut penuturan mereka, kerusakan fasilitas air ini bukan hal baru. Sejak adanya momentum besar beberapa minggu lalu, toilet tersebut belum tersentuh perbaikan.
“Kami rutin bayar iuran bulanan, tapi sampai hari ini belum ada tindakan. Minimal kalau memang rusak permanen, kirimkan tangki air dari dinas terkait sebagai solusi sementara. Jangan hanya penarikan iurannya saja yang kencang,” keluh salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Kritik Fasilitas vs Pendapatan Daerah
Macetnya fasilitas umum di tengah membludaknya pengunjung menjadi ironi tersendiri. Berdasarkan pantauan, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir pada hari ini tergolong besar mengingat ribuan kendaraan memadati area.
Warga dan pedagang berharap Dinas terkait tidak menutup mata. Kritik utama mereka adalah keseimbangan antara kewajiban membayar (iuran dan parkir) dengan hak mendapatkan fasilitas publik yang layak.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap ada tindakan cepat entah itu perbaikan pipa atau distribusi air bersih melalui truk tangki agar wajah pariwisata Alun-alun Pancasila tidak tercoreng oleh masalah sanitasi.
Publisher -Red
Reporter CN Nasional -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










