BATAM, CN 18 Juni 2026-– Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan dan patroli di wilayah perairan. Meskipun menghadapi kendala berupa keterbatasan armada laut dan sarana transportasi, pihak Imigrasi memastikan fungsi pengawasan keimigrasian di kawasan perbatasan tetap berjalan optimal.
Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Guntur S. Hamonangan, menyatakan bahwa tantangan geografis Kepri yang terdiri dari ribuan pulau dengan garis pantai panjang menuntut tingkat kewaspadaan yang tinggi. Luasnya perairan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menjadikan wilayah ini rawan terhadap berbagai pelanggaran, seperti penyelundupan manusia, perdagangan orang, dan perlintasan ilegal.
“Kami sadar bahwa patroli yang rutin dan merata adalah keharusan. Kendala ketersediaan armada tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan pengawasan. Petugas di lapangan tetap diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada agar tidak ada celah bagi pelanggaran keimigrasian,” ujar Guntur.
Untuk menyiasati keterbatasan sarana, Kanwil Imigrasi Kepri menerapkan strategi patroli terpadu melalui sinergi dengan berbagai instansi, di antaranya TNI Angkatan Laut, Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud), Bea Cukai, serta pemerintah daerah. Selain itu, pengawasan kini lebih difokuskan pada penguatan aspek intelijen.
“Kami memanfaatkan pemantauan berbasis data dan informasi intelijen untuk memetakan titik-titik rawan. Dengan cara ini, armada yang terbatas dapat ditempatkan di lokasi dengan tingkat risiko paling tinggi,” jelasnya.
Meski pola koordinasi dan pengawasan telah berjalan efektif, Guntur mengakui bahwa penambahan armada laut yang memadai tetap menjadi kebutuhan mendesak. Penambahan sarana ini dinilai krusial untuk memperluas jangkauan pengawasan, terutama hingga ke pulau-pulau terluar dan wilayah perairan perbatasan yang sulit dijangkau.
Langkah ini diharapkan mampu menjamin kedaulatan wilayah sekaligus menjaga ketertiban keimigrasian di jalur laut Indonesia secara lebih komprehensif. Pihak Imigrasi berharap dukungan sarana prasarana ke depan dapat terealisasi guna mendukung efektivitas penegakan hukum di lapangan.
Publisher -Red
Reporter CN -Pilif
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










