KEBUMEN, CN – Jalanan Kebumen menjadi saksi bahwa solidaritas anak motor mampu melintasi batas-batas perbedaan. Komunitas Scooter Owners Group Indonesia Chapter Kebumen atau SOG-I Kebumen mematahkan stigma negatif kelompok pecinta otomotif dengan menggelar dua aksi sosial besar secara bersamaan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Agenda pertama berlangsung di Desa Patemon, Kecamatan Gombong. Komunitas ini menyalurkan bantuan berupa modal usaha bagi dua anak yatim piatu.
Langkah ini diambil bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi agar penerima manfaat dapat mandiri secara finansial sekaligus membiayai kelanjutan pendidikan mereka.
Rasa haru terpancar dari Tari Tan Puji, salah satu penerima manfaat bantuan modal usaha di Patemon. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur atas kepedulian yang diberikan. Ia berharap bantuan modal tersebut dapat menjadi penyambung hidup dan penyokong biaya sekolah adiknya.
Bergeser ke wilayah pesisir timur Kebumen, agenda kedua berlokasi di Desa Petikusan, Kecamatan Mirit. SOG-I Kebumen meresmikan program bedah rumah layak huni untuk Ibu Mawarti. Hunian yang sebelumnya tidak layak kini bertransformasi menjadi bangunan hijau yang sehat, aman, dan memanusiakan penghuninya.
Penyerahan kunci secara simbolis yang disaksikan oleh Kepala Desa Petikusan mewarnai momen emosional tersebut.
Aksi kemanusiaan ini digagas oleh Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono bersama pengurus, anggota SOG-I Kebumen, serta para dermawan lokal. Perwakilan SOG-I Kebumen menekankan bahwa program ini bukan sekadar membangun fisik tembok rumah, melainkan upaya membedah keterbatasan dan menumbuhkan kembali harapan bagi warga yang membutuhkan.
Moderator SOG-I Kebumen, Mardisong, menyampaikan pesan bahwa aksi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas.
Menurutnya, kepedulian dan semangat berbagi tidak perlu menunggu kekayaan atau jabatan tertentu, melainkan dapat dimulai dari niat dan langkah nyata.
Apresiasi juga mengalir dari tokoh masyarakat setempat yang menilai aksi ini sebagai pemicu semangat gotong royong di Kebumen. Melalui jargon Kita Bukan Saudara Dari Lahir, Tapi Kita Saudara Sampai Akhir, SOG-I Kebumen membuktikan peran aktifnya di tengah masyarakat; bersaudara di jalanan, mengabdi untuk kemanusiaan.
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










