SINGKIL UTARA, CN 25 Agustus 2026 – Ketegangan terjadi di area pabrik PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB), Kabupaten Aceh Singkil. Warga Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, mendatangi lokasi pabrik menyusul dugaan provokasi oleh seorang mandor berinisial R serta dugaan tindakan kekerasan fisik yang melibatkan oknum aparat keamanan yang bertugas di area perusahaan, pada Rabu (24/8/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bermula dari protes warga terhadap sikap mandor perusahaan berinisial R yang diduga memicu kemarahan massa. Di tengah situasi yang memanas, seorang ibu rumah tangga diduga menjadi korban kekerasan fisik berupa tendangan oleh oknum anggota TNI yang bertugas dalam pengamanan (PAM) di area perusahaan tersebut.
Salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan, kedatangan warga ke lokasi pabrik bertujuan menuntut keadilan dan penjelasan dari pihak manajemen terkait insiden yang terjadi.
“Warga datang bukan untuk berbuat anarkis, melainkan menuntut ketegasan manajemen atas tindakan aparat di lapangan yang dinilai melukai perasaan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Insiden ini mendapat sorotan terkait pentingnya pendekatan humanis dalam pengamanan di wilayah operasional perusahaan. Sejumlah pihak menilai bahwa penanganan konflik di area perkebunan seharusnya mengedepankan dialog dan kearifan lokal guna menghindari eskalasi yang dapat merugikan semua pihak.
Hingga berita ini diturunkan, warga mendesak manajemen PT PLB serta jajaran komando pengamanan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran prosedur oleh personel di lapangan.
Sementara itu, pihak manajemen PT PLB, unsur TNI, kepolisian, serta pemerintah daerah setempat masih dalam upaya konfirmasi dan dimintai keterangan lebih lanjut guna mengklarifikasi duduk perkara serta memastikan situasi kembali kondusif.
Reporter: CN Mustafa, C.BJ., C.EJ.
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










