KENDAL, CN – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi inisiatif Karang Taruna yang menggagas rangkaian kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026. Apresiasi disampaikan saat kegiatan Karang Taruna Menanam di Dusun Sono, Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kamis (1/10/2026).
Menurut Bupati, kegiatan tersebut bukan sekadar menanam pohon, melainkan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap masa depan bumi dan investasi untuk masa depan Kabupaten Kendal.
“Pohon yang kita tanam akan tumbuh menjadi sumber keteduhan, membantu menjaga kualitas udara, memperkuat ekosistem, menyerap air, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Bupati.
Bupati menegaskan, menanam adalah awal dari sebuah tanggung jawab, bukan akhir kegiatan. Setelah ditanam, pohon harus dirawat. Setelah kegiatan selesai, kepedulian harus tetap dilanjutkan.
Karang Taruna, lanjut Bupati, bukan hanya hadir saat kegiatan sosial, tetapi harus menjadi bagian dari solusi persoalan sosial dan lingkungan.
“Saya berharap semangat Karang Taruna Menanam tidak berhenti hari ini, tapi berkelanjutan. Satu pengurus menanam satu pohon. Satu desa menanam lebih banyak pohon. Satu kecamatan memiliki gerakan penghijauan. Dan pada akhirnya, seluruh Karang Taruna di Kabupaten Kendal menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan,” ungkap Bupati.
Bupati juga mengajak pemuda Kendal untuk terus bergerak, berinovasi, dan mengambil peran.
“Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan seperti apa Kendal beberapa tahun yang akan datang. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri,” paparnya.
Pemkab Kendal, tegasnya, siap mendukung dan mengawal program konservasi lingkungan tersebut.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza, mengatakan penanaman 150 bibit pohon sukun di Dusun Sono tersebut merupakan rangkaian peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna 2026 yang diperingati setiap bulan September. Tahun ini mengusung tema ‘Go to School Kata Menanam’.
Pemilihan pohon sukun diharapkan tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga bernilai ekonomi bagi masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna setempat.
“Diharapkan tanaman tersebut bisa tumbuh bagus, berbuah, dan juga bisa menjadi pemutar ekonomi untuk teman-teman Karang Taruna di Dusun Sono,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi anggota Karang Taruna untuk melihat dan mengembangkan berbagai peluang usaha yang dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap teman-teman Karang Taruna tidak hanya menjadi pengurus saja, tetapi harus bisa berkiprah dan berguna bagi masyarakat Kabupaten Kendal,” pungkas Nattaya.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










