KENDAL – Satu ruang kelas dan ruang perpustakaan di SD Negeri 1 Getasblawong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Senin malam (8/6/2026) ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar 200 juta rupiah. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18:30 wib. Warga yang pertama kali mengetahui adanya kobaran api langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Sebelum api membesar, warga secara gotong royong berhasil mengamankan berbagai barang yang berada di ruang perpustakaan sekolah, termasuk ratusan buku bacaan anak-anak. Seluruh koleksi buku berhasil diselamatkan meski sebagian mengalami kerusakan karena basah akibat terkena semprotan air saat proses pemadaman.
Menurut keterangan warga setempat, Muslim, awal mula kejadian diketahui oleh sejumlah anak yang baru pulang dari masjid. Mereka melihat api muncul di sekitar bangunan sekolah, tepatnya di dekat area perpustakaan. Anak-anak kemudian kembali ke masjid untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
Mendapat laporan itu, warga sekitar langsung berdatangan dan mencari sumber air terdekat dengan membawa ember serta berbagai peralatan yang dapat digunakan untuk memadamkan api.
Beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19:15 wib. Dalam proses penanganan kebakaran, turut hadir personel Polsek Pageruyung, Koramil Pageruyung, Satpol PP, dan petugas Damkar Kabupaten Kendal.
Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari tumpukan kayu bekas meja dan kursi yang rusak. Namun dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Warga menyebut bangunan yang terbakar tidak memiliki aliran listrik aktif. Saat pertama kali diketahui, api bahkan sudah terlihat menyala di bagian atap ruang kelas.
Kepala sekolah SD Negeri 1 Getasblawong, Jamaludin mengatakan, akibat kejadian ini satu ruang kelas mengalami kerusakan berat. Kerugian ditaksir mencapai sekitar 200 juta yang meliputi kerusakan bangunan, perlengkapan sekolah, buku, serta berbagai barang yang berada di dalam ruang kelas tersebut. Pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Publisher -Redย
Reporter CN -Zenย
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










