MUSI RAWAS UTARA, CN 15 September 2020- Sejumlah warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengeluhkan aktivitas mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) industri non-subsidi yang diduga melintasi ruas jalan kelas III.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tangki berkapasitas besar tersebut diduga digunakan untuk memasok kebutuhan BBM industri ke sejumlah perusahaan di wilayah setempat, di antaranya PT Gorby Energy dan PT Triyani Lestari.
Kendaraan bertonase berat itu dilaporkan melintas melalui ruas jalan dari Simpang Kabu, Kecamatan Nibung, menuju area perusahaan. Warga khawatir aktivitas tersebut mempercepat kerusakan infrastruktur jalan desa, khususnya di kawasan Sungai Jernih, Kecamatan Rupit.
โKami berharap pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum dapat meninjau kelas jalan yang dilalui serta menyesuaikannya dengan tonase kendaraan. Jangan sampai jalan umum yang dibangun untuk mobilitas masyarakat cepat rusak akibat kendaraan berat,โ ujar seorang warga setempat yang meminta namanya dirahasiakan, Senin (14/9).
Warga juga mendesak instansi berwenang agar memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang berpotensi melanggar ketentuan Over Dimension Over Loading (ODOL) demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan ketahanan infrastruktur daerah.
Selain itu, di tengah masyarakat turut beredar informasi bahwa aktivitas pengangkutan BBM industri tersebut diduga melibatkan pihak subkontraktor tertentu. Namun, hingga berita ini diturunkan, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan verifikasi lanjutan dari pihak-pihak terkait.
Sementara itu, pihak manajemen PT Gorby Energy, PT Triyani Lestari, serta pihak subkontraktor yang namanya disebut-sebut dalam informasi tersebut belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi terkait dugaan penggunaan jalur transportasi tersebut.
Kontributor Liputan CN-Sunandi
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










