KEBUMEN – Semangat kebersamaan dan spiritualitas menjadi warna utama dalam acara Halal Bihalal yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Maju Berkah Alun-Alun Kebumen. Bertempat di Gedung Pertemuan Kampung Etnik Kebumen pada Jumat (10/04), ratusan pedagang berkumpul tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mengetuk pintu langit melalui santunan anak yatim dan pengajian akbar.
Acara yang mengusung tema Indahnya Silaturahmi dan Berbagi ini dihadiri oleh seluruh anggota paguyuban beserta keluarga, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di luar rutinitas berdagang sehari-hari.
Dalam sesi tausiyah, Ustadz Ali memberikan pesan mendalam mengenai ketaatan kepada Sang Pencipta. Beliau menekankan bahwa rezeki adalah hak prerogatif Allah SWT yang sudah diatur sedemikian rupa.
Kunci keberhasilan usaha adalah ketaatan kepada Allah SWT. Jika kita menegakkan perintah-Nya, maka Allah akan membereskan urusan kita. Pertemuan kita di majelis ini pun merupakan bagian dari skenario rezeki dan takdir yang indah dari-Nya, ungkap Ustadz Ali di hadapan ratusan jamaah.
Lebih lanjut, beliau membedah makna Halal Bihalal dalam tiga dimensi: secara fikih (memperbolehkan yang sebelumnya dilarang), saling menghalalkan kesalahan, dan mengikhlaskan segala ganjalan hati agar hubungan antar-pedagang kembali murni.
Penasehat Paguyuban, Teguh Purnomo, S.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, kekompakan pedagang adalah aset sosial yang sangat berharga bagi pembangunan ekonomi di Kebumen.
Ketua Paguyuban Maju Berkah, Bapak Faisol, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur nyata. Sebanyak 31 anak yatim diundang untuk berbagi kebahagiaan dan menerima santunan.
Kami ingin menciptakan ekosistem perdagangan yang tidak hanya mengejar profit, tapi juga berkah. Dengan mengajak anak-anak yatim bermain dan berbagi bersama keluarga pedagang, kami berharap doa-doa mereka menjadi wasilah kelancaran usaha kami di Alun-Alun, ujar Bapak Faisol.
Ketua Panitia menambahkan bahwa antusiasme anggota tahun ini meningkat pesat. Hal ini membuktikan bahwa di tengah persaingan usaha, para pedagang Alun-Alun Kebumen tetap memiliki satu visi dalam aspek kemanusiaan.
Melalui kegiatan rutin ini, Paguyuban Maju Berkah berkomitmen untuk:
1. Mempererat Ukhuwah: Menghapus ego dan persaingan negatif melalui silaturahmi.
2. Edukasi Nilai: Menanamkan karakter peduli sesama kepada keluarga dan anak-anak pedagang sejak dini.
3. Optimalisasi Peran: Menjadikan paguyuban sebagai wadah aspirasi dan solusi bagi para pelaku usaha kecil.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ali, dilanjutkan dengan santunan anak yatim.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










