PALEMBANG – 26 Februari 2026- Aliansi media dan relawan yang tergabung dalam Team V Pemburu Fakta Rajawali News Grup bersama Relawan Rambo (Rakyat Membela Prabowo) Nusantara, menyoroti tajam proyek pembangunan Gedung Kantor Dinas Perdagangan Kota Palembang. Proyek dengan nilai pagu fantastis sebesar Rp9.550.000.000 tersebut diduga kuat menjadi ajang bancakan oknum pejabat dan pelaksana.
Ketua Umum Rajawali News Grup sekaligus tokoh Relawan Rambo, Ali Sopyan, menyatakan kekecewaannya atas sikap tertutup Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang. Surat konfirmasi resmi dari media Teropong Indonesia News (Nomor: 301/TIN/II/2026) yang dilayangkan sejak awal Februari hingga kini tidak direspon.
“Sikap bungkam ini adalah bumerang. Jika memang bersih, kenapa harus menghindar dari konfirmasi wartawan? Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, pejabat dilarang menutup-nutupi informasi yang berkaitan dengan uang rakyat,” tegas Ali Sopyan.
Berdasarkan hasil investigasi lapangan dan analisis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2023-2025 yang telah dikantongi tim, ditemukan indikasi penyimpangan serius pada pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Aprillia. Beberapa poin krusial yang disorot meliputi:
– Pengurangan Volume Pekerjaan: Diduga spesifikasi bangunan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
– Kerugian Negara: Estimasi potensi kerugian negara disinyalir mencapai lebih dari 30% dari total nilai kontrak.
– Persekongkolan Jahat: Adanya dugaan ‘main mata’ antara pihak Dinas selaku pengguna anggaran dengan kontraktor pelaksana.
Ali Sopyan meminta Penjabat (PJ) Walikota Palembang untuk segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Dinas Perdagangan sebelum skandal ini menyeret institusi yang lebih tinggi.
“Kami sudah mengantongi data APBD 2023 hingga 2025. Jika dalam waktu dekat tidak ada transparansi, kami akan menggelar aksi damai dan melaporkan temuan ini secara resmi ke Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Polda Sumsel,” tambahnya.
Team V Pemburu Fakta menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti mengawal kasus ini hingga aktor-aktor yang diduga merampok uang rakyat di lingkungan Pemkot Palembang diproses secara hukum.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










