Sempor, Kebumen, CN-– Semangat kebersamaan yang berlandaskan mufakat kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kebumen. Pada hari Kamis, 14 Mei 2026, warga Dukuh Masaran, Desa Bonosari, Kecamatan Sempor, secara resmi telah merampungkan pembangunan infrastruktur jalan cor beton. Proyek ini menjadi istimewa karena lahir sepenuhnya dari inisiatif mandiri dan kerukunan warga sebagai wujud kemandirian desa.
Pembangunan jalan yang memiliki spesifikasi panjang 38 meter dan lebar 2,2 meter ini merupakan buah dari kesepakatan bersama melalui musyawarah warga RT 01 RW 03. Total dukungan yang terkumpul secara swadaya mencapai Rp 6.175.000, yang membuktikan bahwa nilai-nilai luhur gotong royong masih terjaga dengan sangat kuat sebagai fondasi kemajuan lingkungan.
Ketua RT 01 RW 03 Desa Bonosari, Heri Faimun Nandar, menyampaikan bahwa proses pembangunan ini mengedepankan prinsip transparansi dan kebersamaan. Di samping pembangunan fisik, masyarakat setempat secara konsisten terus merawat dan menjaga tradisi mulia peninggalan nenek moyang dahulu kala hingga kini, yakni budaya gotong royong. Baginya, jalan ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan simbol kerukunan yang menyatukan setiap elemen warga dalam satu tarikan napas kerja sama.
Keterlibatan masyarakat secara kolektif, baik dalam bentuk pemikiran, tenaga, maupun materi, menjadi bukti nyata dari kekuatan persatuan yang harmonis. Langkah yang diambil oleh warga Dukuh Masaran ini menjadi contoh teladan yang inspiratif. Keberhasilan mereka menegaskan bahwa komunikasi yang baik dan mufakat antarwarga mampu menciptakan solusi mandiri bagi fasilitas publik, sekaligus melestarikan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan transparansi administrasi atas dukungan yang telah diterima, berikut adalah laporan partisipasi masyarakat yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan jalan ini:
1. Komunitas Mobil Offroad: 10 Zak Semen (Senilai Rp 700.000)
2. Bapak Darsono: Material Pasir Muntilan (Senilai Rp 1.750.000)
3. Ibu Ibnu Solihah: Rp 1.000.000
4. Mas Tri: Rp 700.000
5. Bapak Faif: 5 Zak Semen (Senilai Rp 350.000)
6. Bapak Yanto/Samini: Rp 300.000
7. Mas Iswanto: Rp 250.000
8. Bapak Vidi: Rp 200.000
9. Ibu Susah: Rp 200.000
10. Mba Yeyen: Rp 200.000
11. Bapak Slamet: Rp 200.000
12. Bapak Likun: Rp 200.000
13. Bapak Ponirin: 3 Zak Semen (Senilai Rp 210.000)
14. Bapak Deni: Rp 100.000
15. Bapak Budi: Rp 50.000
16. Bapak Misno: 6 Zak Semen
17. Saldo Donasi Pengurugan: Rp 29.000
Total akumulasi dukungan yang dikelola secara terbuka oleh panitia tercatat sebesar Rp 6.439.000 serta dukungan material sebanyak 6 zak semen.
Segenap pengurus lingkungan bersama warga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam bentuk apa pun. Setiap kontribusi, sekecil apa pun itu, merupakan pilar penting yang memperkokoh persaudaraan. Semoga semangat kedermawanan dan nilai-nilai luhur yang terus dijaga ini menjadi sumber keberkahan, limpahan kesehatan, serta kesuksesan bagi seluruh warga dan para dermawan.
Demikian laporan pembangunan swadaya ini disusun sebagai bentuk apresiasi atas kerukunan masyarakat dan motivasi bagi kemajuan wilayah secara mandiri.
Publisher -Red
Reporter CN -Waluyo, C.B.J., C.EJ
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










