KENDAL – Kemenag Kabupaten Kendal bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) menggelar Lebaran Yatim dan Difabel di objek wisata Pantai Cahaya, Rowosari, Rabu (24/6/2026). Kegiatan menyemarakkan bulan Muharam itu diikuti 120 anak yatim dan difabel dari 20 kecamatan se-Kendal.
Ini tindak lanjut program Kemenag yang menetapkan Muharam sebagai momentum Lebaran Yatim dan Difabel. Program sudah rutin 7 tahun dengan lokasi berganti tiap tahun agar manfaat merata.
Acara dibuka dengan penyerahan santunan simbolis. Setiap anak menerima Rp600 ribu dan perlengkapan sekolah untuk kebutuhan pendidikan.
Usai santunan, peserta menyaksikan atraksi lumba-lumba disertai edukasi satwa laut selama 1 jam. Anak-anak lalu menikmati semua wahana Pantai Cahaya gratis: kolam renang, mini zoo, hingga permainan anak.
Risma, anak yatim asal Kalirejo, Kangkung, mengaku senang. “Saya senang bisa lihat lumba-lumba pertama kali dan ketemu banyak teman baru,” ujarnya.
Ketua Panitia Ismani Hatta mengatakan kegiatan murni didanai iuran anggota IPARI. Santunan Rp600 ribu per anak dan penerima diganti tiap tahun agar lebih merata.
“Kami harap anak yatim dan difabel tetap semangat, percaya diri, dan termotivasi raih cita-cita. Bantuan ini juga meringankan beban keluarga untuk pendidikan,” jelas Ismani.
Kegiatan penuh kehangatan ini jadi bukti nyata kepedulian penyuluh agama kepada anak yatim dan difabel, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan Muharam yang berkah.
Publisher -Red
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










