JAKARTA, CN – Kabupaten Kendal menggelar Pagelaran Seni dan Budaya di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dan warga perantauan yang tergabung dalam Paguyuban Kerabat Kendal (PAKKEN) se-Jabodetabek, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya lokal serta potensi investasi daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, perwakilan Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, General Manager TMII, serta perwakilan warga Kendal di Jabodetabek dari 16 komunitas yang mewakili 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.
Kepala Subbidang Anjungan Jawa Tengah TMII, Niken Rahardina, menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Kendal yang secara konsisten menyelenggarakan gelar seni dan budaya setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini turut memperkaya upaya pelestarian kebudayaan daerah.
“Gelar seni dan budaya bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk nyata menjaga keberlangsungan kebudayaan sebagai identitas, sumber pengetahuan, dan warisan nilai-nilai luhur,” ujar Niken.
Pihaknya juga menegaskan komitmen Badan Penghubung untuk terus menyediakan ruang bagi putra-putri daerah Jawa Tengah sebagai wadah representasi dan promosi kekayaan budaya.
Ketua Umum PAKKEN, M. Munir, turut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan potensi ekonomi Kendal, khususnya di sektor peternakan ayam petelur. Ia menilai tingginya kebutuhan telur di wilayah Jakarta dan sekitarnya merupakan peluang besar bagi Kendal untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kebutuhan telur di Jakarta sangat tinggi, dan ini menjadi peluang besar bagi Kendal untuk mengembangkan sektor peternakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata M. Munir.
Selain sektor ekonomi, ia mengapresiasi pagelaran seni budaya sebagai forum penting untuk merawat dan melestarikan warisan leluhur.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan terima kasih kepada pihak TMII, Badan Penghubung Jateng, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan warga perantauan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memperkenalkan sendratari berjudul “Songgo Puro Sendang Tulang Bawang” yang mengangkat legenda asal-usul Sendang Tulang Bawang di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Sendratari ini mengisahkan perjalanan sejarah tokoh lokal dalam membuka lahan dan membangun saluran air yang membawa kemakmuran bagi masyarakat sekitar.
Pementasan tersebut diharapkan dapat menarik minat wisatawan serta pemerhati seni untuk berkunjung ke Kendal.
“Melalui sendratari ini, kami ingin semakin banyak orang mengenal seni budaya asli, potensi wisata, dan berbagai keunggulan Kabupaten Kendal,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Kendal saat ini mencatatkan capaian investasi tertinggi di Jawa Tengah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen warga perantauan yang tergabung dalam PAKKEN untuk terus berkontribusi melalui gagasan kreatif dan kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









