KENDAL, CN – Layanan kunjungan sekolah atau wisata literasi di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal kembali dibuka untuk umum pada Senin (2/11/2026), setelah sempat ditutup sementara selama sepekan akibat penggunaan ruangan untuk mendukung kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah.
Pembukaan kembali layanan ini langsung diserbu oleh dua rombongan instansi pendidikan secara berurutan, yakni Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kendal dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 2) Pegandon. Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas Perpusda Kendal, Febiola Putri Agita, A.Md., dan Haniek Himatul Hanifah, S.AP., tampak siaga menyambut serta mendampingi jalannya kegiatan sejak pagi hari.
Rombongan pertama dari TK Negeri Pembina Kendal dijadwalkan hadir pukul 09.00 WIB. Meskipun demikian, para siswa bersama guru pendamping telah tiba di lokasi sejak pukul 07.30 WIB dan memanfaatkan waktu dengan berkegiatan di halaman perpustakaan sambil menunggu pintu layanan dibuka.
Haniek Himatul Hanifah mengapresiasi semangat para peserta didik usia dini tersebut yang tetap menunjukkan minat tinggi meskipun harus menunggu di area luar ruangan.
“Alhamdulillah, anak-anak terlihat masih antusias dan tidak bosan menunggu jadwal pelayanan wisata literasi, meskipun mereka tadi berkegiatan terlebih dahulu dengan guru-guru di halaman Perpusda,” ujar Haniek.
Hal senada disampaikan oleh guru perwakilan TK Negeri Pembina Kendal, Agus Wahyuni. Ia menilai pelayanan yang diberikan oleh jajaran Perpusda Kendal sangat ramah, profesional, dan terarah dari awal hingga akhir kegiatan.
“Alhamdulillah, dari awal sampai akhir kegiatan outing class kami di Perpusda sangat baik. Ada penyambutan disertai pengarahan sebelum masuk, dari ruang lobi sampai ruang baca tetap didampingi,” ungkap Agus.
Ia menambahkan, pendampingan aktif tersebut sangat membantu proses adaptasi anak-anak selama berada di lingkungan perpustakaan.
“Setiap langkah anak menuju ruang bioskop maupun ruang baca diberikan arahan, ada motivasi dan pertanyaan pemantik. Terima kasih atas pelayanannya dan mohon maaf atas keriuhan anak-anak kami yang punya karakter unik. Semoga ke depan semakin memotivasi anak-anak untuk gemar membaca dan mengembangkan literasi numerasinya,” lanjutnya.
Selama kunjungan berlangsung, anak-anak diajak menyaksikan pemutaran film edukasi di ruang Audio Visual (AV), kemudian diarahkan menuju ruang sirkulasi anak. Di ruang tersebut, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada buku bacaan, tetapi juga difasilitasi sarana bermain edukatif seperti lego, mobil-mobilan, dan motor-motoran.
Febiola Putri Agita menjelaskan bahwa kunjungan perdana pascalibur Porprov ini diisi dengan berbagai variasi kegiatan interaktif guna merangsang minat kunjung sejak usia dini.
“Kunjungan hari ini cukup ramai. Kami isi dengan berbagai kegiatan seperti Read Aloud yang diharapkan dapat meningkatkan literasi sejak dini, selain bermain dan menonton film,” jelas Febiola.
Menjelang berakhirnya sesi kunjungan pertama, rombongan kedua dari SMPN 2 Pegandon tiba di lokasi. Petugas perpustakaan langsung mengarahkan rombongan siswa tingkat menengah pertama tersebut untuk berbaris tertib di area lobi.
Kunjungan dari SMPN 2 Pegandon ini merupakan bagian dari agenda lanjutan program kunjungan sekolah rutin yang telah berjalan sejak Oktober 2026. Jika pada bulan sebelumnya sasaran kunjungan ditujukan bagi siswa kelas VII, pada kesempatan kali ini giliran siswa kelas VIII yang mendapatkan jadwal kunjungan.
Petugas perpustakaan sekolah SMPN 2 Pegandon, Sri Hadiningrum, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelayanan dan kebersihan fasilitas di Perpusda Kendal.
“Ini sudah memasuki bulan kedua kunjungan rutin ke Perpusda. Kesannya selalu kagum setiap ke sini, pelayanan ramah, tempatnya bersih tertata rapi, dan selalu menjaga ketenangan. Harapannya mungkin lantai 2 bisa dibuat seperti lantai 1 biar lebih adem untuk membaca buku,” tutur Sri.
Sementara itu, salah satu siswa kelas VIII C SMPN 2 Pegandon, Agustav Setiawan, mengungkapkan kesan positifnya meski sempat mendapati penyesuaian jadwal kunjungan akibat penggunaan fasilitas sebelumnya.
“Senang bisa berkunjung meski sempat sedikit kecewa karena jadwal giliran sekolah diundur. Tapi saya senang akhirnya bisa berkunjung, saya betah di perpus. Tadi film yang diputar juga bagus tentang Pramuka yang mengajarkan tolong-menolong, ruangnya bagus, banyak buku seperti Mendulang Rupiah Dengan Ikan Gabus. Saya suka tempat duduknya bisa digeser-geser dan diputar-putar,” ujar Agustav, yang juga pernah mengunjungi tempat serupa pada tahun 2024.
Dengan kembali beroperasinya layanan wisata literasi ini, pihak Perpusda Kendal berharap masyarakat, khususnya lembaga pendidikan formal, dapat kembali memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara optimal guna mendukung peningkatan budaya literasi di daerah.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









