KENDAL, CN – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar Gelar Hasil Pertanian Kabupaten Kendal Tahun 2026 di Kantor Dispertan Pangan Kendal, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada petani sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sektor pertanian, pangan, dan peternakan dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Hari Pangan Sedunia, Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hari Rabies Sedunia, serta Hari Kopi Internasional 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menyampaikan kegiatan ini adalah apresiasi atas peran petani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang ditargetkan swasembada pada 2027.
“Ini merupakan salah satu kegiatan sebagai upaya apresiasi kami kepada peran serta para petani yang sudah mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sebanyak 34 stan meramaikan kegiatan, menampilkan hasil peternakan, pakan, alat pertanian, hingga pelayanan vaksinasi hewan, salah satunya untuk kucing.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, Kabupaten Kendal memiliki potensi pertanian dan peternakan yang besar. Gelar hasil pertanian menjadi ajang konsolidasi, apresiasi, dan kampanye bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian petani.
“Sektor pertanian memiliki peranan yang sangat strategis, bukan hanya sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga penggerak roda perekonomian dan penyerapan tenaga kerja,” tutur Bupati.
Bupati mendorong petani untuk adaptif terhadap kemajuan zaman melalui pemanfaatan teknologi modern, hilirisasi hasil panen untuk meningkatkan nilai jual, dan perluasan akses pasar digital.
Pemkab Kendal, lanjutnya, berkomitmen mendampingi petani melalui bantuan sarana-prasarana, pupuk tepat sasaran, penyuluhan intensif, hingga kemudahan akses pembiayaan.
Bupati berharap kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, edukasi, dan motivasi bagi petani, pelaku pangan, dan generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.
Ia juga mengajak semua pihak menjaga lahan produktif, mencegah alih fungsi lahan yang tidak sesuai aturan, serta memperkuat kerja sama antara petani, pemerintah, dan pelaku industri.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










