JAKARTA, CN – Kabupaten Kebumen bersiap menggelar perhelatan pariwisata bertaraf internasional. Ajang Kebumen Travel Mart 2026 secara resmi akan diluncurkan di Benteng Van Der Wijck, Gombong, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Acara ini mengusung konsep integrasi perdagangan, pariwisata, dan investasi atau Trade, Tourism & Investment.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dijadwalkan membuka langsung agenda besar ini. Peluncuran tersebut turut didampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta Pelindung Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen, Jenderal Polisi Purnawirawan Suryo Bimantoro.
Pemilihan Benteng Van Der Wijck sebagai lokasi peluncuran didasari nilai historis yang kuat. Benteng bersejarah berbentuk segi delapan tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia yang menjadi saksi bisu rekam jejak perjuangan kemerdekaan, mulai dari era Perang Diponegoro hingga pergerakan prajurit Pembela Tanah Air.
Ketua Panitia Kebumen Travel Mart 2026, M. Wahid Supriyadi, menjelaskan bahwa forum bisnis ini dirancang sebagai salah satu perhelatan terbesar di Kebumen yang melibatkan skala nasional hingga mancanegara. Bekerja sama dengan Konsorsium Travel Agent, panitia mencatat kepastian kehadiran sekitar 145 agen perjalanan selaku pembeli dan 65 pelaku usaha pariwisata selaku penjual. Peserta mancanegara yang terkonfirmasi hadir di antaranya berasal dari Malaysia, China, dan Rusia.
Sementara itu, Ketua Umum Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen, Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Ibnu Darmawan, menambahkan bahwa penyelenggaraan ini merupakan wujud kolaborasi nyata diaspora Kebumen se-Jabodetabek.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut resmi atas kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen yang telah ditandatangani pada 27 September 2025.
Bersamaan dengan agenda bisnis tersebut, masyarakat juga akan disuguhkan Gombong Culture Festival. Festival budaya ini menampilkan ragam kesenian lokal seperti Ebeg, Tari Walet, serta Kirab Budaya yang menggambarkan perjalanan sejarah wilayah Gombong.
Rangkaian acara Kebumen Travel Mart 2026 akan diisi dengan berbagai kegiatan strategis, mulai dari sesi pertemuan bisnis table top, forum bisnis, pameran produk UMKM unggulan, senam massal, pertunjukan seni budaya, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Herjuna sebagai penutup acara.
Penyelenggaraan ajang ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun internasional, serta mendorong produk UMKM lokal Kebumen agar mampu menembus pasar global. Agenda ini turut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Artha Graha Group, PT Pertamina, Universitas Indraprasta, serta pegiat pendamping UMKM internasional.
Reporter CN -Waluyo, C.BJ., C.EJ.
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










