CIANJUR, CN 3 November 2026 – Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Dra. Kasihhati, didampingi Pengawas Dewan Pers Independen (DPI), Lilik Adi Gunawan, S.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur, Senin (2/11/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta program pembinaan kemandirian warga binaan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarok, beserta jajaran pejabat struktural di ruang kerjanya. Dalam kunjungan tersebut, para pimpinan organisasi pers ini didampingi Kalapas meninjau sejumlah fasilitas produktif yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.
Adapun fasilitas yang ditinjau meliputi peternakan ayam pedaging (broiler), ayam petelur komersial, ayam petelur kampung jenis Elba, peternakan domba, hingga area budidaya ikan air tawar.
“Kami melihat secara langsung proses pengelolaan peternakan sekaligus ikut melaksanakan panen telur,” ujar Kasihhati kepada awak media di lokasi.
Prayogo Mubarok memaparkan bahwa sektor-sektor tersebut merupakan komoditas unggulan yang dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian. Dalam pelaksanaannya, warga binaan dilibatkan secara aktif mulai dari proses pemeliharaan, perawatan, hingga pengelolaan hasil produksi.
Selain meninjau fasilitas di dalam lingkungan lapas, rombongan juga memberikan apresiasi terhadap perluasan program pembinaan di luar tembok lapas.
“Kami mengapresiasi program ketahanan pangan Lapas Cianjur yang tidak hanya terpusat di dalam lapas, tetapi juga mencakup pengembangan dan optimalisasi aset lahan milik lapas di Kecamatan Campaka,” kata Lilik Adi Gunawan.
Prayogo menjelaskan bahwa kawasan di Kecamatan Campaka tersebut dikembangkan sebagai pusat ketahanan pangan terpadu. Pengelolaannya tidak hanya melibatkan warga binaan, tetapi juga merangkul kelompok tani dan masyarakat sekitar melalui ruang kolaborasi yang produktif.
Melalui pengembangan kawasan terpadu ini, program ketahanan pangan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memberdayakan masyarakat, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarok, menegaskan bahwa pengembangan SAE dan kawasan ketahanan pangan di Campaka merupakan wujud komitmen nyata lembaganya dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan sebagai bekal kembali ke masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk membangun sinergi positif dengan masyarakat luas,” ungkap Prayogo.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta berharap kemitraan antara media dan pemasyarakatan dapat terus terjalin dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI atas kunjungannya. Semoga sinergi ini dapat menghadirkan pemberitaan yang objektif, aktual, dan terpercaya sehingga stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan dapat bergeser menjadi pandangan yang positif,” pungkasnya.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









