KENDAL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menggelar tasyakuran memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Aula Hastinapura pada Senin, 27 April 2026. Momentum ini sekaligus menjadi ajang pembenahan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi ratusan warga binaan guna memastikan hak sipil mereka terpenuhi.
Kegiatan diawali dengan mengikuti upacara peringatan secara virtual yang berpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Seluruh jajaran struktural dan staf Lapas Kendal mengikuti jalannya upacara dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah pengabdian pemasyarakatan di Indonesia.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto, menegaskan bahwa peringatan ke-62 ini adalah momentum krusial untuk memperkuat kualitas pelayanan di bawah komando Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, pemasyarakatan hadir dengan semangat Lebih Dekat, Lebih Peduli, Lebih Cepat, dan Lebih Tepat. Ini menjadi momen refleksi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam pembinaan warga binaan maupun pengabdian kepada masyarakat, ujar Ary.
Ary juga memberikan apresiasi kepada jajarannya yang telah merampungkan rangkaian kegiatan sebelumnya, mulai dari bakti sosial, donor darah, hingga berbagai perlombaan internal yang bertujuan mempererat solidaritas pegawai. Sebagai simbol rasa syukur, acara diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Di sisi lain, aspek pemenuhan hak administratif warga binaan menjadi sorotan utama dalam peringatan kali ini. Kepala Disdukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih, menyatakan bahwa pihaknya melakukan jemput bola untuk melakukan perekaman dan pengecekan data kependudukan secara serentak di tiga lokasi, yakni Lapas Pemuda Plantungan, Lapas Terbuka Kendal, dan Lapas Kelas IIA Kendal.
Khusus di Lapas Kelas IIA Kendal, tercatat ada 353 warga binaan. Dari jumlah tersebut, dua orang dilakukan perekaman E-KTP baru, sementara satu orang merupakan Warga Negara Asing (WNA). Sebanyak 350 warga binaan lainnya menjalani pengecekan ulang untuk memastikan validitas data mereka dalam sistem administrasi kependudukan.
Hari ini kami melakukan perekaman dan pengecekan ulang di Lapas Kelas IIA Kendal. Pengecekan ini dilakukan di tiga lokasi yakni LP Plantungan, Kartikajaya, dan Patebon guna memastikan seluruh warga binaan sudah masuk dalam data administrasi kependudukan, kata Ratna Mustikaningsih.
Langkah validasi data ini dianggap sangat strategis agar warga binaan tetap memiliki akses terhadap layanan publik lainnya, meski sedang menjalani masa pidana. Peringatan HBP ke-62 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi bukti nyata transformasi pemasyarakatan yang lebih humanis dan tertib administrasi.
Publisher -Red
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










