MOROWALI UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Tinombala-2026. Sebanyak 221 personel gabungan disiagakan untuk mengawal arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H di wilayah Kabupaten Morowali Utara, Rabu (11/3/2026).
Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana penunjang. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah sinkronisasi kebijakan antarinstansi guna menghindari tumpang tindih peran dan ego sektoral.
“Kami ingin menyatukan pandangan dan langkah konkret agar tidak terjadi ketimpangan di lapangan, terutama dalam menyikapi kebijakan atau situasi darurat selama masa mudik,” ujar AKBP Reza dalam sambutannya.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, Polres Morowali Utara telah menyiapkan enam pos strategis di titik rawan, yang terdiri dari:
– 2 Pos Terpadu: Berlokasi di Kolonodale (depan Rumah Jabatan Bupati) dan Desa Beteleme (samping Pos Damkar).
– 1 Pos Pengamanan: Berlokasi di Pospol Tompira, Kecamatan Petasia Timur.
– 3 Pos Pelayanan: Terletak di Desa Lembontonara (Mori Utara), Pelabuhan Ferry Kolonodale (Petasia), dan Pelabuhan Siliti (Bungku Utara).
Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS., menyatakan dukungan penuh Pemda terhadap TNI-Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Bupati juga mengumumkan kebijakan khusus guna mengurai kepadatan arus mudik.
“Pemerintah Daerah memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai Senin mendatang untuk mengurangi konsentrasi massa pada puncak arus mudik,” ungkap Bupati Delis.
Selain aspek transportasi, Bupati menginstruksikan instansi terkait untuk memantau ketersediaan bahan pokok guna mengantisipasi inflasi. Dinas Kesehatan dan BPBD juga diminta siaga penuh menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem di titik-titik rawan longsor dan banjir.
Dalam rakor tersebut, sejumlah instansi memaparkan kesiapan teknis mereka:
– Infrastruktur: BPJN dan Dinas PU memastikan perbaikan jalan berlubang terus dikejar, termasuk ruas jalan di Desa Bungintimbe yang dibantu oleh perusahaan setempat.
– Energi: Perwakilan Pertamina Kolonodale menjamin stok BBM mencukupi, dengan pasokan langsung dari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.
– Pangan: Dinas Koperindag telah menyiapkan pasar murah di 10 titik untuk menjaga stabilitas harga pangan.
– Transportasi Laut: ASDP menyiapkan dua trip kapal pada H-4 dan H+4 Lebaran. Namun, operasional kapal akan dihentikan sementara pada 20-21 Maret. Sementara itu, KPLP menyiagakan empat kapal kayu rute Kolonodale-Siliti serta satu unit speedboat patroli untuk pengawasan keselamatan.
Menanggapi potensi cuaca ekstrem, BPBD Morowali Utara telah menyiagakan satu unit ekskavator, mobil reaksi cepat, serta truk pasukan yang dilengkapi peralatan evakuasi seperti senso (gergaji mesin). BPBD berharap Dinas Perhubungan dapat membantu mobilisasi alat berat jika sewaktu-waktu terjadi penutupan akses jalan akibat longsor.
Menutup kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Reza Khomeini berharap koordinasi matang ini memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Harapan kita, masyarakat dapat mudik dengan lancar dan berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat. Kami akan terus mengawal hingga arus balik usai,” pungkasnya.
Reporter CN -Nakir
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










