ACEH SINGKIL – 20 Maret 2026– Sebuah rekaman video berdurasi singkat dari warga Desa (Kampung) Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, mengungkap fakta mengejutkan. Puluhan karung beras bantuan bencana dari Bulog ditemukan menumpuk dan membusuk di dalam kantor desa tanpa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam visual tersebut, terlihat jelas kondisi beras bantuan yang sudah tidak layak konsumsi. Karung-karung beras tampak mulai hancur, dan saat diperiksa, butiran beras di dalamnya telah berubah warna serta dipenuhi ulat akibat dibiarkan telantar dalam waktu yang lama.
Berdasarkan bukti rekaman digital yang diambil pada Rabu, 11 Maret 2026 lalu, puluhan karung beras bantuan bencana dari Bulog tampak dibiarkan menumpuk hingga berulat di Kantor Desa Sintuban Makmur.
Penumpukan bantuan logistik ini menjadi ironi besar di tengah kondisi ekonomi warga yang sulit pasca-bencana banjir. Beras yang seharusnya berada di piring warga, kini justru menjadi limbah pangan di sudut kantor desa.
Hingga berita ini ditulis, belum ada satu pun pernyataan resmi atau klarifikasi dari jajaran Pemerintah Desa Sintuban Makmur. Tidak ada penjelasan mengenai alasan tertahannya bantuan tersebut, maupun siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan logistik yang bersumber dari uang negara ini.
Masyarakat mendesak pihak terkait, mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten Aceh Singkil, untuk segera melakukan kroscek lapangan dan mengaudit stok bantuan yang ada di Kantor Desa Sintuban Makmur agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Orgen untuk pemerintah pusat:
# Kemensos RI
# Mendagri
# Bareskrim Polri
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











