KENDAL, CN 27 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) Kabupaten Kendal mengecam keras pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang menyinggung kemungkinan adanya dinamika politik atau perubahan politik lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan publik setelah potongan videonya beredar luas. Dalam video itu, Budi Arie berbicara mengenai kemungkinan “percepatan” dinamika politik sebelum 2029. Setelah ramai, Budi Arie kemudian menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan analisis pribadinya serta tidak berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Ketua DPC Papera Kabupaten Kendal sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Kendal dari Fraksi Gerindra, H. Anurrochim, S.IP., M.M., menilai pernyataan itu tidak tepat di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas politik dan menjalankan agenda pembangunan nasional.
โKami dari DPC Papera Kabupaten Kendal mengecam keras pernyataan Budi Arie. Menurut kami, pernyataan seperti itu tidak perlu disampaikan ke ruang publik karena dapat menimbulkan spekulasi dan kegaduhan politik di tengah masyarakat,โ ujar H. Anurrochim, Sabtu (23/8/2026).
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh politik dan organisasi relawan, seharusnya bersama-sama menjaga stabilitas serta menciptakan suasana kondusif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan mandat rakyat.
“Jangan sampai masyarakat dibuat bingung dengan wacana-wacana politik yang belum jelas. Pemerintahan Presiden Prabowo harus diberi kesempatan untuk bekerja dan menjalankan program-programnya. Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana kita bersama-sama mengawal pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
H. Anurrochim juga menegaskan bahwa DPC Papera Kabupaten Kendal tetap berdiri tegak mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mendukung program-program yang berpihak kepada rakyat.
โPapera adalah bagian dari masyarakat yang ingin melihat Indonesia semakin maju, ekonomi rakyat semakin kuat, dan pemerintahan berjalan stabil. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengeluarkan pernyataan yang justru berpotensi menimbulkan kegaduhan,โ lanjutnya.
Ia menambahkan, persoalan politik nasional seharusnya disikapi secara bijaksana dan konstitusional. Agenda Pemilu 2029 masih memiliki tahapan dan mekanisme yang telah diatur dalam konstitusi.
โKita serahkan seluruh proses politik kepada mekanisme konstitusi. Jangan mendahului proses dan jangan membuat spekulasi yang dapat meresahkan masyarakat,โ pungkas H. Anurrochim.
Sikap Papera Kendal ini sejalan dengan respons sejumlah pihak yang meminta agar wacana mengenai percepatan Pemilu tidak berkembang menjadi spekulasi. Sebelumnya, pihak Gerindra juga menyatakan tidak terpengaruh oleh pernyataan Budi Arie dan menegaskan fokus partai adalah mengawal program Presiden Prabowo.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










