Batam,cybernasional.co.id, 16 April 2026 – Isu pencemaran lingkungan akibat dugaan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) oleh PT Logam Internasional Jaya di Batu Aji terus mengguncang publik.
Saat warga menuntut pengawasan ketat, Komisi III DPRD Kota Batam yang membidangi Lingkungan Hidup justru kosong bulat. Seluruh anggota dewan hilang bersamaan, mengaku kunker hingga Senin depan.
Tim media mendatangi Gedung DPRD Batam, Kamis (16/4/2026), untuk meminta klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang viral. Yang ditemui? Ruang Komisi III sepi seperti kuburan di gedung megah ber-APBD ini. Satu-satunya saksi adalah staf administrasi.
“Mereka semua berkunjung kerja, balik nanti hari Senin,” jawab staf tersebut singkat saat ditanya keberadaan anggota komisi.
Krisis limbah B3 yang mengancam warga Batu Aji butuh respons legislasi cepat—pengawasan, sidak, atau desakan penindakan. Malah, garda terdepan pengawas lingkungan memilih kunker serentak di luar daerah.
Ke mana tujuannya? Apa urgensi yang lebih prioritas daripada masalah rumah tangga Batam? Publik berhak tahu hasil konkretnya, bukan alasan kabur.
Absen massal saat dibutuhkan apakah ini wajah asli wakil rakyat? Fungsi legislasi dan pengawasan yang diamanatkan UU jadi omong kosong jika dewan tak responsif terhadap dinamika masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, DPRD belum beri pernyataan resmi. Tim media akan pantau dan konfirmasi ulang. Masyarakat Batam pantas dapat transparansi penuh.
Publisher -Red
Reporter CN -D2k
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










