SEMARANG, CN- 5 Juni 2026– – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal secara resmi memulai rangkaian pelatihan bagi petugas lapangan untuk Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pelatihan gelombang pertama yang diikuti oleh 345 peserta ini dilaksanakan di GM Setos Hotel, Semarang, pada 3–5 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPS Kabupaten Kendal dalam mempersiapkan total 949 petugas lapangan. Seluruh petugas tersebut akan mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam tiga gelombang dengan total 36 kelas. Pemusatan pelatihan dalam satu pusat pembelajaran (Training Center) bertujuan untuk menyeragamkan standar kompetensi, sehingga data yang dihasilkan nantinya memiliki kualitas yang seragam dan tepercaya.
Kepala BPS Kabupaten Kendal, Ade Sandi Parwoto, S.S.T., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta telah difasilitasi dengan akomodasi, konsumsi, serta uang saku dan transportasi selama mengikuti pelatihan tiga hari tersebut.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Bupati menekankan peran krusial petugas sensus sebagai ujung tombak dalam penyediaan data ekonomi daerah.
“Petugas sensus adalah garda terdepan. Data ekonomi yang akurat dan berkualitas sangat dibutuhkan sebagai landasan pengambilan kebijakan pemerintah guna mendukung pembangunan Kabupaten Kendal yang semakin maju dan berdaya saing,” ujar Bupati Dyah Kartika.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, S.H., M.A., serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kendal, Rostina.
Dalam upaya memberikan perlindungan kerja, dilakukan penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh petugas SE 2026 Kabupaten Kendal dipastikan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama masa tugas, terhitung sejak 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Hal ini merupakan wujud kolaborasi antara BPS Kabupaten Kendal dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin keselamatan petugas di lapangan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penguatan bertajuk “Sinergitas Lintas Sektor untuk Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026” yang disampaikan oleh Kepala Disperinaker Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri. Materi tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran pendataan ekonomi di lapangan.
Para petugas ini dijadwalkan akan melaksanakan pendataan lapangan selama kurang lebih 2,5 bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, yang mencakup seluruh aktivitas usaha dan ekonomi di wilayah Kabupaten Kendal.
Dengan semangat “Satu Jawaban, Sejuta Manfaat untuk Indonesia”, BPS Kabupaten Kendal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, demi mewujudkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan berkualitas bagi masa depan ekonomi yang lebih kuat. (zen)
Publisher -Red
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










