JAKARTA, CN 1 Oktober 2026 – Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 resmi menyetujui pengangkatan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru. Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI tersebut ditetapkan untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Keputusan pengesahan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026) pagi. Persetujuan dewan didasarkan atas hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI beberapa saat sebelumnya.
Persetujuan ini diketok setelah Puan Maharani menanyakan persetujuan anggota dewan dan dijawab serentak oleh peserta rapat. Keputusan ini didasari Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 dari Presiden Prabowo Subianto dan hasil uji kelayakan Komisi III yang menyepakati Suyudi sebagai calon tunggal secara aklamasi.
Bersamaan dengan momentum penting pengangkatan pimpinan baru Kepolisian Negara Republik Indonesia ini, Kantor Hukum Samudera Keadilan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang mendalam. Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Zulraihan, S.H., M.H., dan Kusmiadi, C.BJ., C.EJ., C.In., bersama tokoh Merah Putih Bobi Irawan, serta Reza Aldrian Syapu MHD. dan Randy Irwan Meidianto. Seluruh jajaran Kantor Hukum Samudera Keadilan dan para tokoh tersebut berharap kepemimpinan baru Polri dapat semakin memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan serta mengawal stabilitas keamanan nasional demi kemajuan bangsa.
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi kepolisian kelahiran Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 yang memiliki keahlian mendalam di bidang reserse dan penyidikan.
Sepanjang lebih dari tiga dekade pengabdiannya di Korps Bhayangkara, ia telah menduduki serangkaian posisi operasional dan manajerial yang strategis, antara lain:
Tingkat Komando Kewilayahan (Polsek dan Polres): Pernah mengemban amanat sebagai Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Kapolsek Metro Penjaringan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Ia juga sempat memimpin wilayah sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Tingkat Kepolisian Daerah (Polda) dan Bareskrim: Menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri, serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.
Pimpinan Polda Utama: Ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya pada tahun 2023 dengan pangkat Brigadir Jenderal, kemudian mendapat promosi menjadi Kapolda Banten pada tahun 2024 dengan pangkat Inspektur Jenderal.
Kepala BNN RI: Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, posisi luar struktur Polri yang mengantarkannya meraih pangkat bintang tiga atau Komisaris Jenderal.
Dalam uji kelayakan di DPR RI, Suyudi mengusung doktrin “Polisi Bersama Masyarakat” dan berkomitmen melakukan reformasi internal yang berawal dari keteladanan pimpinan. Pelantikan dirinya oleh Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan siang ini guna memastikan kontinuitas kepemimpinan di tubuh Polri.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










