KENDAL – DPRD Kabupaten Kendal melakukan pengawasan intensif terhadap proses pemberangkatan 1.215 jemaah calon haji asal Kabupaten Kendal menuju Tanah Suci. Pemantauan ini dilakukan secara langsung mulai dari titik pelepasan di Pendopo Tumenggung Bahurekso hingga jemaah tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa, 28 April 2026.
Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menyatakan bahwa kehadiran legislatif dalam proses ini bertujuan untuk memastikan pelayanan pemerintah daerah kepada jemaah berjalan maksimal. Menurutnya, pengawasan ini merupakan bentuk tanggung jawab untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama masa transisi pemberangkatan.
Mahfud menjelaskan bahwa tanggung jawab pemerintah dan legislatif tidak berhenti pada seremonial pelepasan saja. Pihaknya ingin memastikan seluruh rangkaian perjalanan, mulai dari pengaturan transportasi bus hingga penerimaan di asrama haji, tidak mengalami kendala teknis maupun administrasi.
Secara teknis, pemantauan di lapangan dilaksanakan oleh Komisi D DPRD Kendal. Fokus utama monitoring meliputi kesiapan logistik, penanganan kesehatan jemaah di perjalanan, serta kelengkapan dokumen yang diperlukan sebelum jemaah masuk ke embarkasi. Langkah antisipatif ini diambil guna menghindari adanya keterlambatan atau permasalahan administrasi yang dapat mengganggu jadwal penerbangan.
Melalui pengawasan ketat ini, DPRD Kendal berharap jemaah dapat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci tanpa perlu mengkhawatirkan urusan operasional. Mahfud juga mengimbau para jemaah untuk menjaga stamina agar tetap bugar selama menjalankan rukun haji di Arab Saudi.
Menutup keterangannya, Mahfud mendoakan agar seluruh rombongan diberikan kelancaran dan keselamatan selama di perjalanan hingga kembali ke tanah air. Ia berharap para jemaah mampu menjaga nama baik daerah dan pulang dengan membawa predikat haji yang mabrur.
Publisher y
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










